Loading...
LAYANAN PUBLIK
Penulis: Francisca Christy Rosana 21:31 WIB | Senin, 06 April 2015

Ahok Paparkan Realisasi APBD 2014

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok seusai menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Anggaran Pendapatan dan Belanja daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2014 di Gedung DPRD DKI Jakarta. (Foto: Francisca Christy Rosana)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Anggaran Pendapatan dan Belanja Deerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2014 menjelaskan realisasi APBD 2014.

Realisasi ini meliputi pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah.

Dijelaskan Ahok, selama 2014 Pemprov telah merealiasikan pendapatan daerah sebesar Rp 43,45 triliun yang terdiri atas realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 31,28 triliun, dana perimbangan sebesar Rp 9,68 triliun, dan pendapatan lain-lain yang sah sebesar Rp 2,49 triliun.

“Mengenai belanja daerah, dapat saya jelaskan sampai akhir 2014, telah direalisasikan anggaran sebesar Rp 37,76 triliun atau sebesar 59,32 persen. Hal ini selain karena dilakukan efisiensi dan pengetatan dalam proses pengadaan barang dan jasa, juga masih adanya kegiatan-kegiatan yang tidak dapat direalisasikan,” ujar Ahok di hadapan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI di Gedung DPRD DKI Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (6/4) siang.

Kegiatan yang tak dapat direalisasikan ini salah satunya ialah pembebasan lahan yang disebabkan adanya ketidaksesuaian harga antara yang diminta pemilik tanah dan bangunan dengan ketentuan yang berlaku.

Untuk pembiayaan daerah, penerimaan pembiayaan dapat direalisasikan sebesar Rp 7,59 triliun atau 96,57 persen dari target sebesar Rp 7,86 triliun, sedangkan untuk pengeluaran pembiayaan yang dapat direalisasi sebesar Rp 4,12 triliun atau 44,51 persen dari rencana Rp 9,25 triliun. Pengeluaran pembiayaan ini diperuntukkan untuk Penyertaan Modal Daerah (PMD) kepada PT Bank DKI, PT Jakarta Propertindo, PD Pembangunan Sarana Jaya, PT Transportasi Jakarta, PD PAL Jaya, PD Pasar Jaya, PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, PT Penjamin Kredit Daerah, PT Food Station Tjipinang, PD PAM Jaya, dan PD Dharma Jaya serta untuk pembayaran pokok utang.

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home