Loading...
INDONESIA
Penulis: Martahan Lumban Gaol 17:26 WIB | Senin, 28 April 2014

Bengkulu Tidak Diwakili Marissa Haque

Peta perolehan suara di daerah pemilihan Bengkulu. (Sumber: KPU)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Calon Anggota Legislatif Partai Amanat Nasional (PAN), Marissa Haque Fawzi, diperkirakan gagal merebut kursi Senayan, pada Pemilu 2014, di daerah pemilihan (dapil) Bengkulu. Meski, perolehan suara partainya menempati posisi empat besar, namun jumlah suara Marissa jauh tertinggal dengan rekan satu partai di nomor urut satu, Dewi Coryati.

Dewi Coryati, kemungkinan besar akan mendapat jatah satu kursi PAN dari dapil Bengkulu, sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) periode 2014-2019.

Kesimpulan ini didapat dalam rapat pleno terbuka Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU-RI), Senin (28/4).

Sebelumnya, pada Pemilu 2009, istri dari penyanyi rock Indonesia, Ikang Fawzi ini, juga gagal dalam usahanya menjadi wakil rakyat. Saat itu, melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP), ia urung dapat kepercayaan masyarakat dapil Jabar I.

Sementara itu, partai yang baru berdiri pada tahun 2011, Nasdem, diperkirakan berhasil memenangkan Pemilu 2014 di Bengkulu, dengan memperoleh dukungan suara terbanyak. Hasil itu memberikan NasDem satu kursi Senayan, yang kemungkinan besar akan menjadi milik Sekretaris Jendral (Sekjen) mereka, Patrice Rio Capella.

Nama caleg Nasdem nomor urut satu tersebut, pada Pemilu 2009 maju sebagai Caleg PAN dalam surat suara Dapil Bengkulu, dan berhasil merebut satu kursi. Namun akibat skandal pemilu yang menimpa dirinya usai pengumuman hasil pemungutan suara, raihan suaranya pun dibatalkan dan ia digantikan oleh Dewi Coryati.

Selanjutnya, dua kursi tertinggal dapil Bengkulu menjadi milik dua orang perempuan yang menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Bengkulu pada partai politik berbeda. Pertama menjadi milik Ketua DPD PDIP Bengkulu, Elva Hartati, dan kursi kedua diberikan pada Ketua DPD Gerindra Bengkulu, Susi Marleny Bachsin.

Profil Singkat Empat Wakil Rakyat Bengkulu

Patrice Rio Capella (Nasdem), pernah menjadi Calon Wakil Gubernur Bengkulu pada 2005, berpasangan dengan Kol. Inf. Muslihan, sebagai calon gubernur. Namun perolehan suara mereka saat itu, kalah dengan pasangan Agusrin Maryono Najamuddin dan M. Syamlan, di putaran kedua.

Dewi Coryati (PAN), tengah menjabat sebagai anggota legislatif dari fraksi PAN untuk Komisi IV DPR-RI. Sebelumnya, sejak 2009 hingga 2013, ia berada di Komisi VIII DPR-RI. Beberapa jabatan penting di tubuh PAN telah diembannya, seperti Pimpinan Fraksi PAN DPR-RI, Aggota DPP PAN Badan Pemberdayaan Perempuan, dan Wakil Badan Pemenangan Pemilu DPP PAN.

Elva Hartati (PDIP), pernah menjadi Anggota DPR-RI periode 2004-2009. Selain itu, ia juga pernah jadi anggota organisasi Persatuan Perawat Nasional Indonesia. Ia juga anggota organisasi yang memiliki motto Tanhana Dharma Mangrwa (tiada pengabdian yang mendua), Pemuda Panca Marga.

Susi Marleny Bachsin (Gerindra), seperti dilansir dari situs pribadinya ratudonna.com, politisi satu ini memiliki pedoman hidup, yakni suatu keinginan yang baik, tentu harus dibarengi dengan niat tulus dan kerja keras. Caleg yang kemungkinan besar menuju terpilih sebagai wakil rakyat tahun ini memiliki misi untuk menyejahterakan masyarakat Bengkulu. Seperti memperbaiki infrastruktur yang kurang memadai, pengembangan SDM yang masih tertinggal di Bengkulu. 

Pupusnya Incumbent

Dari laporan hasil rekapitulasi penghitungan suara KPUD Bengkulu kepada KPU-RI tersebut, diperkirakan memupus harapan para incumbent yang kembali turun demi meraup suara masyarakat Bengkulu.

Para petahana gagal dari dapil Bengkulu ialah, Anggota Komisi V dan Badan Anggaran DPR-RI, M Syahfan Badri Sampurno (PKS), Anggota Komisi X DPR-RI, Rully Chairul Azwar (Golkar), dan Anggota Komisi IX dan Badan Urusan Rumah Tangga DPR-RI, Dian Agrileoda Syakhroza (Demokrat).

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home