Loading...
INDONESIA
Penulis: Kartika Virgianti 17:07 WIB | Sabtu, 18 Oktober 2014

Biaya Pelantikan Presiden Lebih Murah Dibanding Bupati

Presiden terpilih RI ke-7, Joko Widodo yang akan dilantik Senin, 20 Oktober mendatang. (Foto: Elvis Sendouw)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Zulkifli Hasan mengungkapkan anggaran pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Republik Indonesia hanya Rp 1 miliar, lebih murah dibandingkan anggaran untuk pelantikan bupati.

“Anggaran pelantikan Rp1 miliar, anggaran yang kami keluarkan itu sehemat mungkin,” kata Zulkifli di Kantor Partai Nasdem, Jakarta, Sabtu (18/10).

Zulkifli mengatakan jumlah ini lebih kecil dibandingkan pelantikan bupati atau kepala daerah. Anggaran itu sudah termasuk rendah jika melihat 1.200 undangan yang akan hadir, termasuk 690 anggota MPR dan perwakilan negara-negara sahabat.

“Biaya Rp 1 miliar dengan 1.200 undangan saya rasa tidak kecil namun juga tidak terlalu berlebihan,” ujar Zulkifli yang tidak merinci pos pengeluaran dari anggaran tersebut.

Sebelumnya, satu pekan sebelum pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober, Pimpinan MPR mengunjungi dan mengundang para tokoh nasional, seperti tokoh agama, ketua umum partai politik.

Beberapa di antaranya yaitu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden Boediono, Presiden terpilih Joko Widodo, Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri, Presiden RI ke-3 B.J Habibie, Ketua PBNU Said Aqil Siradj, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, dan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh.

Sementara itu, Gedung MPR/DPR/DPD RI, terutama Gedung Nusantara sudah didandani sedemikian rupa sejak dua hari sebelum Senin 20 Oktober, untuk acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden baru RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK).

Di Gedung Nusantara yang lebih dikenal dengan sebutan Gedung Kura-Kura atau Gedung Bulat, para pekerja dan panitia sampai saat ini sibuk mempersiapkan dalam rangka memastikan situs acara utama ini siap pada waktunya.

Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) sedang menyisir berbagai sudut dan lokasi sekitar komplek itu, mulai dari lantai dasar tempat Presiden dan Wakil Presiden baru akan memasuki gedung Nusantara, sampai pintu Gedung Nusantara.

Koridor ini sudah dipasangi karpet warna merah, sedangkan di lantai dasar, sayap kiri dan sayap kanannya dipasangi detektor logam untuk para tamu dan anggota MPR RI yang akan menghadiri pelantikan Jokowi-JK.

Sebelumnya, Presiden terpilih Joko Widodo pun meninjau langsung persiapan acara pelantikan dan pengucapan sumpah yang akan dilakukannya 20 Oktober nanti. Jokowi tiba di Gedung Nusantara pada Sabtu (18/10) sekitar pukul 10.55 WIB dengan mengenakan kemeja putih lengan panjang, didampingi Ketua Tim Transisi, Rini Soemarno dan Andi Wijajanto.

Namun Jokowi datang hanya sekitar tiga menit. Ia kemudian menemui dua Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid dan Mahyudin di lantai dasar Gedung Nusantara.

Persiapan ini terus dilakukan oleh MPR RI sebagai penyelenggara acara pelantikan dan pengucapan sumpah Presiden dan Wakil Presiden. (Ant)

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home