Loading...
EKONOMI
Penulis: Kartika Virgianti 07:08 WIB | Jumat, 13 September 2013

GEF-SGP Indonesia: Para Wirausaha Peduli Lingkungan

GEF-SGP Indonesia: Para Wirausaha Peduli Lingkungan
Catharina Dwihastarini, selaku Koordinator Nasional Global Environment Facility – Small Grant Program. (Foto-foto: Kartika Virgianti)
GEF-SGP Indonesia: Para Wirausaha Peduli Lingkungan
Stan produk dari mitra Sokola asal Flores, NTT yang menjual buku dan hasil kerajinan tangan lainnya.
GEF-SGP Indonesia: Para Wirausaha Peduli Lingkungan
Stan produk dari mitra Gita Pertiwi asal Wonogiri yang menjual makanan berbahan dasar koro.
GEF-SGP Indonesia: Para Wirausaha Peduli Lingkungan
Produk kebaya dan pakaian modern menggunakan bahan dari kain tenun yang dipamerkan salah satu mitra.
GEF-SGP Indonesia: Para Wirausaha Peduli Lingkungan
Stan produk rotan dari mitra Puter asal Desa Terantang, Kalimantan Tengah.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Pameran Kewirausahaan GEF dmulai dari komunitas-komunitas yang menghadapi banyak tantangan lingkungan di tempat mereka. Mereka memecahkannya dengan solusi lokal dan dengan pendekatan bisnis.

“Kewirausahaan Komunitas Menuju Gerakan Indonesia Hijau”, demikian tema acara yang diselenggarakan Global Environment Facility – Small Grant Program (GEF-SGP), dari 10-12 September di Hotel Atlet Century Park, Senayan, Jakarta Selatan.

Kewirausahaan komunitas adalah sebuah usaha kelompok masyarakat yang melihat adanya potensi ekonomi yang muncul belakangan setelah mereka melakukan gerakan dalam menjawab permasalahan lingkungan ataupun sosial di sekitar mereka.

Koordinator Nasional GEF SGP, Catharina Dwihastarini, mengatakan latar belakang diselenggarakannya acara ini awalnya mitra-mitra GEF ini menghadapi banyak tantangan lingkungan di tempat mereka, kemudian mereka memecahkannya dengan solusi lokal dan dengan pendekatan bisnis, dan beberapa dari mereka setelah bertahun-tahun bisa menghasilkan produk dan hasil penjualan produk dikembalikan lagi kepada lingkungannya.

GEF SGP menyelenggarakan acara ini dengan mengumpulkan mitra-mitra yang menghasilkan produk ini dengan bantuan dari fasilitator Mas Dani dan Mbak Julia Kamira untuk membantu prosesnya.

Bagaimana para wirausaha ini bisa bergabung menjadi mitra GEF SGP? Terkait hal ini, Catharina mengungkapkan ada dua cara yaitu GEF SGP mencari mereka (wirausaha) dan mereka juga mencari kita (GEF SGP), baik lewat internet, mulut ke mulut maupun dari teman ke teman.

"Prinsipnya adalah jaringan. Contohnya Bang Leo, salah satu mitra wirausaha asal Sumatera Utara memperkenalkan kita ke Mbak Jumiati, komunitas istri nelayan Muara Tanjung, kemudian Mbak Jum membuat proposal ke kita." jelasnya. 

“Persiapan memanggil para wirausaha sudah dilakukan dari sebelum lebaran, dan semakin intens pada sebulan sebelum pelaksanaan acara ini, dengan menghubungi mereka satu per satu via email, telepon, dan lain sebagainya,” kata Catharina yang kemudian menambahkan para wirausaha yang berasal dari luar pulau Jawa ini difasilitasi dengan tiket pesawat untuk sampai ke Jakarta dan ikut berpartisipasi dalam acara ini.

Acara GEF SGP ini terselenggara untuk pertama kalinya di Indonesia, di mana dana bersumber dari Global Environment Facility yang merupakan program di bawah UN (PBB). Catharina berharap setiap tahun bisa mengadakan acara ini lagi, supaya semakin banyak mitra-mitra seperti ini dan semakin banyak dukungan. 

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home