Loading...
DUNIA
Penulis: Diah Anggraeni Retnaningrum 20:54 WIB | Selasa, 15 Desember 2015

Genjatan Senjata di Yaman Mulai Berlaku

Ilustrasi. Serangan koalisi menghantam sebuah bangunan yang dijadikan kantor serikat guru serta partai propemberontak Kongres Rakyat Umum saat berlangsungnya rapat antarmilisi Houthi, menurut penuturan saksi mata pada Kamis (20/8). (Foto: Dok. satuharapan.com/AFP)

YAMAN, SATUHARAPAN.COM – Gencatan senjata selama tujuh hari mulai berlaku di Yaman pada Selasa (15/12) pukul 09.00 GMT. Sementara itu, perundingan damai juga dijadwalkan dimulai di Swiss, kata PBB.

“Ini merupakan langkah pertama bagi terbentuknya perdamaian,” kata seorang utusan PBB.

Koalisi Pimpinan Arab Saudi pendukung pemerintah Yaman menyatakan sudah bersiap mengantisipasi bentuk pelanggaran apapun.

Koalisi ini berperang dengan gerakan pemberontak Houthi dan sekutunya sejak Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi dipaksa melakukan pengasingan diri pada bulan Maret.

Sejauh ini sebanyak 5.700 orang terbunuh dan  hampir setengahnya warga sipil.

Delegasi pemerintah Yaman dan wakil kelompok pemberontak Syiah Houthi bertemu di kota Biel untuk melakukan perundingan damai yang didukung PBB.

Perundingan diperkirakan akan berlangsung selama seminggu.

Beberapa jam sebelum gencatan senjata dimulai, seorang komandan militer Saudi dan perwira Emirati dilaporkan terbunuh bersama-sama sejumlah tentara Teluk, Yaman, dan Sudan pada hari Senin (14/12). (bbc.com)

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home