Loading...
INDONESIA
Penulis: Wiwin Wirwidya Hendra 15:56 WIB | Kamis, 27 Juni 2013

Ini dia, Wajah Monorel Jakarta

Ini dia, Wajah Monorel Jakarta
Bagian depan gerbong monorel buatan anak Bangsa. (Foto-foto: Wiwin Wirwidya Hendra)
Ini dia, Wajah Monorel Jakarta
Setiap satu kali tujuan, monorel ini mampu menampung ribuan penumpang.
Ini dia, Wajah Monorel Jakarta
Di bagian dalam gerbong monorel, pemandu mempresentasikan semua hal tentang proyek pembangunan proyek raksasa Pemprov tersebut.
Ini dia, Wajah Monorel Jakarta
Rute yang akan dilayani oleh monorel ini.
Ini dia, Wajah Monorel Jakarta
Salah satu detail di dalam ruangan gerbong.
Ini dia, Wajah Monorel Jakarta
Monorel pengangkut peti kemas yang juga menjadi salah satu proyeksi Gubernur DKI Jakarta.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Proyek Monorel yang sempat tertahan perencanaannya akibat masalah administrasi, akhirnya pada Rabu (26/6) melalui acara Pameran Monorel di Monas, dipastikan kelanjutannya oleh Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. Gubernur menyatakan kontrak kesepakatan dengan PT Monorel yang mengerjakan proyek ini sudah dia tandatangani.

Sebelumnya Pameran Monorel baru saja diresmikan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara, Dahlan Iskan, dan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo pada Sabtu, (22/6) lalu. Pameran yang digelar di pintu tenggara Kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat ini menarik karena menghadirkan gerbong monorail yang dapat 'ditumpangi' langsung oleh para pengunjung.

Monorail yang menjadi proyek andalan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini rencananya dibuat dengan membagi dua jalur, yaitu blue line dan green line yang kombinasi keduanya akan menjangkau jalur lintasan dari Cibubur - Cawang, Bekasi Timur - Cawang, Cawang - Kuningan, Palmerah - Kuningan - Dukuh Atas, Dukuh Atas- Harmoni, Daan Mogot - Bandara Soekarno Hatta, Pulogadung - Kelapa Gading - Harmoni - Kalideres; Bekasi Timur - Cikarang, Cibubur - Sentul.

Kecepatan monorel yang mencapai 80 kilometer per jam ini memiliki kapasitas angkut hingga 35.000 orang penumpang per jamnya.

Selain monorel untuk mengangkut penumpang, pemerintah juga akan membuat monorel untuk mengangkut container atau peti-peti kemas dari pelabuhan menuju depo. Rencana jalur Automated Container Transporter ini akan melintas di pelabuhan Tanjung Perak, Tanjung Batu, Kalianak, Greges dan Teluk Lamong.

Dalam pameran monorel ini warga Jakarta berkesempatan merasakan ruang dalam gerbong monorail, lengkap dengan informasi yang disampaikan oleh pemandu. Selain gratis, dalam presentasi monorail, siapa saja bisa langsung bertanya apa saja tentang monorail langsung kepada panitia. Rencananya, gerbong monorail modern buatan anak bangsa ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas wi-fi atau internet gratis.

 

 


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home