Loading...
RELIGI
Penulis: Melki Pangaribuan 16:20 WIB | Senin, 27 Januari 2014

Jelang Imlek, Klenteng Hok Swie Bio Pasang 80 Lampion

Persiapan pemasangan lampion. (beritajatim.com)

BOJONEOGORO, SATUHARAPAN.COM  - Sejumlah umat Tri Dharma, Klenteng Hok Swie Bio Bojonegoro melakukan berbagai persiapan jelang perayaan tahun baru Imlek 1 Cia Gwee 2565, 31 Januari mendatang di antaranya dengan memasang 80 lampion.

"Ada 80 lampion yang akan kita pasang untuk perayaan tahun baru Imlek tahun ini," kata umat Tri Dharma dari Klenteng Hok Swie Bio, Hiendratno Santoso, pada Senin (27/01) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Hiendratno menjelaskan, persiapan perayaan Imlek tahun ini sudah dilakukan selama kurang lebih dua pekan lalu, salah satunya dengan melakukan pembersihan dewa-dewa di Altar. Menurut dia, pada perayaan tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Persiapan sudah dilakukan sekitar dua minggu yang lalu seperti pembersihan dewa-dewa Altar dan hari ini pemasangan sesoris," kata dia.

Menurut Hiendratno, lampion merupakan simbol dari kebahagiaan dan harapan bagi para warga yang memasangnya saat menjelang pergantian Tahun China. "Keberadaan lampion tidak dapat dipisahkan dari tradisi perayaan Imlek. Lampion menjadi semacam atribut budaya yang menandai peralihan tahun," kata dia.

Sementara itu, pendar cahaya merah dari lampion memiliki makna filosofis pengharapan, bahwa di tahun yang akan datang diwarnai dengan keberuntungan, rezeki, dan kebahagiaan. "Legenda klasik juga menggambarkan lampion sebagai pengusir kekuatan jahat angkara murka yang disimbolkan dengan raksasa bernama Nian. Memasang lampion di tiap rumah juga dipercaya menghindarkan penghuninya dari ancaman kejahatan," kata perwakilan umat Tri Dharma itu.

Terhindar dari Mala Petaka

Pada perayaan tahun baru imlek tahun ini umat Tri Dharma berharap agar Indonesia terhindar dari malapetaka, bencana alam, serta rakyat dapat lebih sejahtera. Secara khusus para umat meminta permohonan agar permasalahan yang ada di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) segera terselesaikan dengan baik, sehingga pada tahun baru ini mereka dapat lebih solid dan tidak ada kubu-kubu yang saling mencurigai sesama umat.

"Secara khusus harapannya agar permasalahan pemilihan pimpinan yang sebelumnya bermasalah itu segera terselesaikan, dan terpilih dengan solid. Pada perayaan tahun baru imlek ini diharapkan bisa mempersatukan kubu-kubu yang ada. Dan tidak ada saling mencurigai," ungkap Hiendratno Santoso. (beritajatim)

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home