Loading...
DUNIA
Penulis: Diah Anggraeni Retnaningrum 05:51 WIB | Minggu, 20 Desember 2015

Jelang Natal, Assad Kunjungi Gereja di Damaskus

Presiden Suriah Bashar al-Assad (tengah kiri) dan istrinya Asma al-Assad (tengah kanan) berfoto bersama seorang pria Suriah di pertunjukan paduan suara Natal di Gereja Katolik Lady of Damascus, Damaskus, hari Jumat (18/12). (Foto: AFP)

DAMASKUS, SATUHARAPAN.COM – Presiden Suriah Bashar al-Assad menghadiri persiapan paduan suara Natal di gereja kuno dekat dengan daerah garis depan di ibu kota Damaskus di mana pasukannya terlibat dalam pertempuran sengit dengan pemberontak, kata media pemerintah, Sabtu (19/12).

Televisi milik pemerintah tersebut memperlihatkan gambar Assad dan istrinya, Asma, membuat kunjungan semalam ke Gereja Notre Dame de Damas, di mana ia ditampilkan mengobrol dengan paduan suara. Dia duduk di dekat altar dan mendengarkan resital puisi Natal di aula katedral utama.

Lingkungan gereja di bangunan lama yang sudah kuno terkena tembakan mortir, Jumat, kata para pejabat.

Gereja itu hanya dua kilometer dari Jobar, lingkungan timur pinggiran Ghouta yang dikuasai pemberontak di Damaskus yang telah menjadi fokus selama berbulan-bulan dari pemboman udara berat dan terlebih lagi pengboman dari Rusia baru-baru ini yang mengakibatkan puluhan korban sebagian besar warga sipil.

Pemberontak juga sering menjadikan perumahan yang dikendalikan pemerintah pusat Damaskus sebagai sasaran.

Assad telah menggambarkan dirinya dalam wawancara baru-baru ini dengan media Barat sebagai pelindung minoritas Suriah, mengatakan pemerintahannya adalah contoh toleransi beragama di negara terancam oleh gerilyawan Islam yang telah mengambil sejumlah bagian wilayah dan berusaha untuk memaksakan versi Islam mereka yang ketat.

Kunjungan gereja itu bersamaan dengan keputusan Dewan Keamanan PBB dengan suara bulat menyetujui pada hari Jumat (18/12) resolusi mendukung peta jalan internasional bagi proses perdamaian Suriah, yang merupakan pertunjukan langka di mana negara-negara besar tersebut satu suara dalam proses perdamaian di konflik yang telah merenggut lebih dari 250 juta jiwa. (voanews.com)

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home