Loading...
FOTO
Penulis: Dedy Istanto 18:34 WIB | Rabu, 16 September 2015

Jerman Desak KTT Uni Eropa Bahas Krisis Imigran

Jerman Desak KTT Uni Eropa Bahas Krisis Imigran
Anak-anak mengintip dari jendela kereta api saat para imigran dan pengungsi berangkat menuju ke Serbia di dekat kota Gevgelija di garis perbatasan antara Yunani dan Makedonia pada 15 September 2015. Sekitar 7.600 imigran masuk ke Makedonia hanya dalam 12 jam - mencatat rekor, menurut seorang pejabat PBB yang dikutip kantor berita Makedonia pada 11 September. AFP PHOTO/ ROBERT ATANASOVSKI
Jerman Desak KTT Uni Eropa Bahas Krisis Imigran
Imigran dan pengungsi melintasi perbatasan antara Yunani dan Makedonia di dekat kota Gevgelija pada 11 September 2015. Sekitar 7.600 imigran memasuki Makedonia dalam 12 jam terakhir. AFP PHOTO/ ROBERT ATANASOVSKI
Jerman Desak KTT Uni Eropa Bahas Krisis Imigran
Para polisi Hongaria memblokir jalan saat para pekerja memasang pagar pembatas di perbatasan dengan Serbia ketika para pengungsi Timur Tengah mendekati perbatasan Serbia-Hongaria dengan berjalan kaki, dekat Kota Horgos pada 14 September 2015. Para pengungsi merasakan tekanan yang semakin meningkat saat menyeberang ke wilayah Uni Eropa sejak Jerman memberlakukan kembali pengawasan perbatasan pada Minggu karena kewalahan menangani arus masuk imigran yang mencapai rekor. AFP PHOTO/ ELVIS BARUKCIC
Jerman Desak KTT Uni Eropa Bahas Krisis Imigran
Para imigran menyeberangi garis perbatasan antara Yunani dan Makedonia di dekat kota Gevgelija, 11 September 2015. Sekitar 5.600 orang menyeberang ke Makedonia dari Yunani pada 10 September, pelonjakan yang menyoroti jumlah imigran yang terus meningkat menuju Eropa, kata PBB. AFP PHOTO/ ROBERT ATANASOVSKI
Jerman Desak KTT Uni Eropa Bahas Krisis Imigran
Seorang imigran beristirahat di bawah payung di perbatasan Italia-Prancis, tempat sekelompok imigran berkemah sejak ditolak masuk ke Prancis, pada 15 September 2015 di Ventimiglia. AFP PHOTO/ VALERY HACHE
Jerman Desak KTT Uni Eropa Bahas Krisis Imigran
Pengungsi dan imigran Suriah berkumpul di dekat jalan raya pada 15 September 2015 dalam perjalanan mereka menuju perbatasan antara Turki dan Bulgaria di Edirne, Turki. AFP PHOTO/ BULENT KILIC
Jerman Desak KTT Uni Eropa Bahas Krisis Imigran
Imigran dan pengungsi Suriah berkumpul di dekat jalan tol pada 15 September 2015 di tengah perjalanan menuju perbatasan antara Turki dan Bulgaria di kota Edirne, Turki. Lebih dari setengah juta imigran menyeberang ke perbatasan Uni Eropa tahun ini, naik dari 280.000 pada 2014, kata badan perbatasan Uni Eropa Frontex pada 15 September 2015 - namun memperingatkan beberapa orang mungkin dihitung dua kali. AFP PHOTO/ BULENT KILIC

BERLIN, SATUHARAPAN.COM – Negara Jerman, Austria dan Slovakia menyerukan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Eropa pekan depan bahas krisis imigran, pada hari Selasa (15/9). Kanselir Jerman, Angela Merkel, bersama dengan Kanselir Austria, Werner Faymann, mendesak Presiden Uni Eropa (UE), Donald Tusk, penyelenggaraan KTT UE harus digelar pekan depan.

Menurut Merkel, “waktunya hampir habis, kami tidak bisa menunggu  sampai dengan bulan Oktober”, ujarnya. Merkel menambahkan KTT tersebut tidak akan secara khusus membahas kuota pengungsi secara nasional untuk negara-negara UE yang saat ini masih ditentang keras oleh beberapa anggota dari negara Eropa bagian timur.

Kanselir Jerman tidak menyambut baik atas ide pemangkasan dana UE bagi negara anggota yang menolak pembagian para pengungsi. Merkel mengatakan “Ancaman bukanlah cara tepat untuk mencapai kesatuan.”

Sampai dengan pekan ini, gelombang arus pengungsi terus berdatangan di sejumlah negara Eropa, diantaranya, Italia, Prancis, Turki, Serbia, Yunani, Austria, Makedonia dan sejumlah negara lainnya untuk mendapatkan tempat lebih aman.

Berikut potret para pengungsi meninggalkan negaranya untuk mencari tempat perlindungan akibat konflik perang yang berkepanjangan di negaranya. (AFP)

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home