Loading...
INDONESIA
Penulis: Kartika Virgianti 14:29 WIB | Minggu, 16 Maret 2014

Jokowi Kampanye di Gedung-gedung Bersejarah

Jokowi saat melihat biografi Soekarno, sang Proklamator Kemerdekan RI pada Minggu (16/3). (Foto: Kartika Virgianti)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI-P) pada Minggu (16/3) berkampanye dengan mengunjungi gedung-gedung bersejarah. Kampanye dengan konsep meninjau rekam sejarah bangsa Indonesia dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) sebagai salah satu juru kampanye.

Selain Jokowi, Tjahjo Kumolo (Sekjen PDI-P), Hasto Krisdianto (Wasekjen PDI-P), Effendi Simbolon (Ketua DPP PDI-P Bidang Sumber Daya dan Dana), dan beberapa calon legislatif (caleg) ikut berkampanye.

Gedung bersejarah yang pertama disambangi antara lain Museum Kebangkitan Nasional di Jalan Abdurrahman Saleh, Jakarta Pusat. 

"Di tempat ini organisasi pergerakan modern Indonesia dimulai, di sinilah kebangkitan nasional kita dimulai dan kita berharap dari sinilah kebangkitan Indonesia baru Indonesia hebat dimulai juga," kata Jokowi sesampainya di Museum Kebangkitan Nasional.

Selanjutnya rombongan kampanye menuju ke Museum Sumpah Pemuda, di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat.

Hasto Krisdianto mengatakan setelah dari Museum Sumpah Pemuda rombongan akan menuju ke Gedung Pancasila.

"Ke Gedung Pancasila di mana filosofi dari konsepsi pancasila dijelaskan dengan sangat baik oleh Bung Karno. Dari sini Pak Jokowi menuju tugu prokamasi, tetapi karena tugu proklamasi dipakai oleh partai lain kita hormati, kita bergeser ke tempat perumusan naskah proklamasi di Jalan Imam Bonjol, dan setelah itu Pak Jokowi bertemu dengan rakyat sambil makan bersama secara gotong royong, jadi makan siang pun menggunakan menu dari rakyat. Kemudian diakhiri dengan podium rakyat di Jalan Cendrawasih," kata Hasto selaku Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDI-P pada wartawan.

"Dengan demikian dalam setiap kampanye ada tiga ciri, pertama jejak sejarah bangsa, kedua menyentuh rakyat, rakyat datang, ketiga podium rakyat di mana rakyat yang berkampanye untuk Pak Jokowi, itu yang kita desain sesuai dengan pergerakan rakyat," tambah Hasto.

Selanjutnya PDI-P melanjutkan kunjungannya ke Gedung Pancasila atau Gedung BPUPKI di Jalan Penjambon, Jakarta Pusat. Di depan gedung tersebut, Jokowi membacakan teks pancasila yang diucap ulang oleh simpatisan yang hadir.

Teks proklamasi juga dibacakan oleh Jokowi dengan semangat begitu tiba di Museum Proklamasi di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat. 

Kampanye dilanjutkan ke Museum Fatahilah di Jalan Taman Fatahilah dan berakhir di Gedung Cendrawasih, Jakarta Barat.

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home