Loading...
INDONESIA
Penulis: Martahan Lumban Gaol 11:41 WIB | Kamis, 07 Januari 2016

Jokowi Kembali Singgung Masalah Reshuffle Kabinet

Ilustrasi. Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (kiri), saat berbincang dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan), dalam rapat terbatas membahas kemanan dan hak asasi manusia (HAM) di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, hari Selasa (5/1). (Foto: Sekretariat Presiden)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, kembali angkat bicara terkaita wacana perombakan kabinet yang semakin menjadi perbincangan hangat publik.

Bila pada sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan perombakan kabinet merupakan hak prerogatif Presiden dan meminta tidak ada yang mendikte dirinya, kini Presiden Jokowi meminta para menteri Kabinet Kerja bekerja dengan baik dan tidak perlu memikirkan rencana peromabakan kabinet.

“Saya harap kita semua bekerja saja dengan baik,” kata Presiden Jokowi melalui laman Twiter resminya, @jokowi, hari Kamis (7/1).

Dia melanjutkan, masalah perombakan kabinet, untuk mengangkat dan mengganti menteri, merupakan urusan pribadinya.

“Urusan angkat dan ganti menteri biar jadi urusan saya,” ucap Presiden Jokowi.

Sebelumnya, usai menyaksikan Penandatanganan Kontrak Proyek Infrastruktur Kementerian PU Pera Tahun 2016, di Kantor Kementeri Kementerian PU Pera, Jakarta Selatan  hari Rabu (6/1) kemarin, Presiden Jokowi juga sempat menegaskan tidak ada satu pihak pun yang bisa mendikte masalah perombakan kabinet, sebab hal tersebut adalah hak prerogatif Presiden.

"Saya ulangi lagi, reshuffle itu adalah hak prerogatif Presiden. Kamu juga jangan ikut-ikut dorong-dorong, dikte-dikte, desak-desak. Hak prerogatif Presiden," katanya.

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home