Loading...
LAYANAN PUBLIK
Penulis: Diah Anggraeni Retnaningrum 14:20 WIB | Selasa, 18 November 2014

Kemenag Raih Peringkat Terendah Hasil Survei Layanan Publik

Wakapolri Badrodin Haiti (kanan) bersama dengan Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moeloek (kedua dari kanan) Ketua KPK Abraham Samad (tengah), Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (kedua dari kiri) dan Ketua Ombudsman Republik Indonesia Danang Girindrawardana (kiri) saat menggelar jumpa pers di kantor KPK, Selasa (18/11) membahas pelayanan publik di sejumlah instansi negara yang dinilai masih kurang. (Foto: Dedy Istanto)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan survei layanan publik di 20 kementerian dan lembaga pemerintah yang telah dilakukan sejak tahun 2007-2014. Dari hasil tersebut, Kementerian Agama merupakan kementerian paling rendah untuk pelayanan publik. Hal ini sangat disayangkan karena Kemenag telah tiga kali berada di posisi terendah.

"Kementerian Agama berada di peringkat terendah dari hasil survei yang kami (KPK) lakukan. Hal ini terkait pencatatan nikah di Kantor Urusan Agama (KUA). Ini adalah kali ketiga Kemenag berada di posisi terbawah," kata Ketua KPK Abraham Samad di gedung KPK Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (18/11).

Dia menyatakan selain Kemenag, masih ada satu lembaga lain yang memiliki rapor merah yaitu Kementerian Perhubungan terkait dengan penyelenggara pariwisata.

Menurutnya, dengan hasil survei tersebut KPK berharap agar kementerian atau lembaga pemerintah dapat memperbaiki pelayanan mereka kepada masyarakat meskipun sudah berada di peringkat yang baik.

"Bahwa tentunya pelayanan publik yang cukup bisa dikategorikan memuaskan tapi tentunya kita tidak bisa sesegera mungkin itu memuji sesuatu yang sangat memadai, tapi sekali lagi bahwa pelayanan publik harus diperbaiki."

Hasil survei integritas ini dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, Wakil Kepala Kepolisian RI Badrodin Haiti dan Ketua Ombudsman Danang Girindrawardana.

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home