Loading...
INDONESIA
Penulis: Melki Pangaribuan 15:42 WIB | Senin, 11 Juli 2016

Mensesneg: Presiden Sudah Terbitkan Keppres Tambah Stafsus

Diaz Hendropriyono dan Gories Mere (Foto kiri: Antara/Foto kanan: photobucket)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno, menyatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) tentang penambahan dua Staf Khusus (Stafsus) Presiden yaitu Gories Mere dan Diaz Hendropriyono.

"Keppres sudah diterbitkan beberapa minggu yang lalu," kata Pratikno seusai halal bihalal dengan Presiden Jokowi di Istana Negara Jakarta, hari Senin (11/7).

Ketika ditanya apakah mereka akan dilantik bersamaan dengan pelantikan Kapolri Komjen Pol Tito Karnavian, Pratikno mengatakan selama ini tidak ada pelantikan untuk pejabat Stafsus Presiden.

"Misal Pak Djohan Budi, Ari Dwipayana, mereka kan tidak dilantik," katanya.

Ditanya apa tugas dua orang Stafsus baru itu, Pratikno mengatakan semua di Stafsus tidak ada spesifik nomenklatur penugasan tertentu.

"Yang dicantumkan di Keppres seperti itu, bisa saja ada penugasan khusus sesuai dinamika di lapangan," katanya.

Ia juga menyebutkan hingga saat ini pihaknya baru menata fisik ruang untuk dua Stafsus Presiden yang baru itu.

"Tugasnya mungkin untuk tambah jaringan baru, kita butuh orang baru dengan pengalaman lain," kata Pratikno.

Gories dikenal sebagai mantan pejabat kepolisian yang pernah menjabat Kepala Densus 88. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Bareskrim Polri dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) yang pertama.

Sementara itu, Diaz Hendropriyono merupakan anak ketiga AM Hendropriyono. Saat Jokowi-JK maju dalam Pilpres 2014, Diaz berperan sebagai relawan pendukung melalui "Kawan Jokowi".

Menurut beberapa informasi, Gories akan mengisi posisi Staf Khusus Bidang Intelijen dan Keamanan sementara Diaz mengisi posisi Staf Khusus Bidang Sosial.

Presiden Jokowi saat ini sudah memiliki 4 staf khusus yakni Ari Dwipayana, Sukardi Rinakit, Lenis Kogoya dan Johan Budi yang juga merangkap sebagai juru bicara. Dengan datangnya dua stafsus baru, berarti Presiden Joko Widodo akan didampingi enam staf khusus.

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home