Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Prasasta Widiadi 04:58 WIB | Jumat, 24 Juli 2015

Mensos Akan Hadiri Pembukaan Special Olympics World Summer Games

Ilustrasi: Presiden Joko WIdodo (setelan jas hitam, tengah) bersama para atlet SOIna di Istana Kepresidenan, Jakarta. (Foto: setkab.go.id)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa dipastikan menghadiri pembukaan olimpiade penyandang disabilitas, "Special Olympics World Summer Games" di Los Angeles (LA), California.

"Saya akan didampingi Dirjen Rehabilitasi Sosial, Direktur Rehabilitasi Sosial Orang Dengan Kecacatan dan satu staf khusus," kata Mensos di Jakarta, Kamis (23/7).

Mensos mengatakan, sudah menjadi tradisi Menteri Sosial mengantar dan menghadiri upacara pembukaan Special Olympics yang akan dihelat pada Sabtu (25/7) di LA Coliseum. Sejumlah kepala negara juga akan hadir dalam ajang kompetisi itu.

Indonesia akan menurunkan 41 atlet yang mengikuti tujuh cabang olahraga yaitu, atletik, tenis meja, bulutangkis, bola basket, renang, bocce, dan sepak bola.

Mereka akan didampingi para pelatih sebanyak 20 orang, sehingga total kontingen Indonesia yang berangkat ke LA sejak 21 Juli lalu sebanyak 61 orang.

Pada kompetisi Special Olympics World Summer Games di Athena, Yunani, pada tahun 2011, Indonesia meraih 15 medali emas, 11 medali perak, dan 13 medali perunggu.

Beberapa waktu lalu,

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan rasa bangga atas prestasi atlet-atlet penyandang tuna grahita atau disabilitas intelektual.

“Saya melihat prestasi atlet di Indonesia sangat membanggakan terlihat dari berbagai kegiatan kompetisi. Sebagai salah satu kontingen yang memberikan kebanggan bagi bangsa, kontingen harus dapat mempertahankan prestasi,” kata Presiden saat melepas kontingen  di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7).

Presiden berharap kontingen dapat meningkatkan prestasi yang selalu masuk lima besar pada pertandingan Special Olympic International di kawasan Asia Pasifik. Presiden berharap para atlet dapat memperbanyak raihan medali, dan mengharumkan nama bangsa dan negara Indonesia.

Kepala Negara meyakini nantinya dari medali yang sudah diperoleh bisa menjadi pemicu semangat kepada atlet dan memberikan kepercayaan bahwa atlet Indonesia adalah atlet yang tangguh. (Ant)

 

Ikuti berita kami di Facebook


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home