Loading...
INDONESIA
Penulis: Sotyati 11:22 WIB | Kamis, 06 Agustus 2015

Migran Bangladesh Dipulangkan Bergelombang

Ilustrasi: Petugas UNHCR membantu migran Rohingya dari Myanmar dan Bangladesh begitu kapal mereka mendarat di pelabuhan ikan di Kuala Cangkoi, di Aceh, 13 Mei 2015. (Foto: AFP Photo/Chaideer Mahyuddin)

LHOKSEUMAWE, SATUHARAPAN.COM - Sebanyak 44 migran Bangladesh yang selama ini ditampung di Lhokseumawe, Aceh, dipulangkan melalui Bandara Kualanamu, Medan.

Pemulangan itu, seperti diberitakan bbc.com, merupakan pemulangan gelombang kelima dan keenam yang dilakukan dari Kantor Imigrasi Punteut, Blang Mangat, Lhokseumawe, sejak  720 pendatang asal Bangladesh mendarat di Aceh, bersama lebih dari 1.000 pengungsi Rohingya, Mei lalu.

"Sisanya, 72 orang, menunggu dokumen perjalanan dari Kedutaan Besar Bangladesh. Selagi dokumennya siap, kami siap memberangkatkan," kata Kasi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Lhokseumawe, Albert Djalius, Selasa (4/8) malam.

Migran diangkut dengan bus dari Lhokseumawe menuju Medan. Biaya pemulangan disediakan oleh Organisasi Migrasi Internasional (IOM).

Pemulangan warga Bangladesh dilakukan atas kesepakatan pemerintah negara itu, yang berjanji  memberikan dokumen perjalanan kepada mereka melalui verifikasi di Kedutaan Besar Bangladesh di Jakarta.

Atas alasan itu pula, pemulangan dilakukan secara bergelombang.

Namun, tampaknya pemulangan secara bergelombang itu tidak dapat dipahami sebagian migran. "Kami mau balik. Tetapi, ada yang disuruh menunggu," kata Muhammad Kasim, yang turut dipulangkan pada Selasa malam.

Selain di Lhokseumawe, migran Bangladesh sebelumnya juga ditampung di beberapa tempat lain seperti Aceh Timur, Aceh Utara, dan Kota Langsa.

Adapun pengungsi Rohingya dari Myanmar akan ditampung selama satu tahun. (bbc.com)

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home