Loading...
DUNIA
Penulis: Sabar Subekti 05:40 WIB | Minggu, 29 Mei 2022

Nigeria: 31 Tewas Dalam Desak-desakan pada Acara Pembagian Makanan

Desak-desakan pada pembagian makanan di Nigeria. (Foto: Twitter)

NIGERIA, SATUHARAPAN.COM-Lebih dari 30 orang tewas pada hari Sabtu (28/5) akibat desak-desakan di Nigeria selatan pada acara amal gereja yang penuh sesak ketika mereka mendistribusikan makanan.

Sepatu dan sandal berserakan di tanah setelah bencana di kota Port Harcourt di Negara Bagian Rivers di selatan ketika orang-orang mencoba memaksa masuk ke tempat pembagian makanan, kata polisi dan saksi.

Sebuah organisasi gereja lokal sedang menawarkan makanan dan hadiah untuk orang miskin di Klub Polo Port Harcourt setempat ketika kerumunan "raksasa" tidak terkendali, kata polisi Negara Bagian Rivers.

“Sayangnya, kerumunan menjadi rusuh dan tidak terkendali dan semua upaya yang dilakukan oleh penyelenggara untuk membawa kewarasan terbukti gagal karenanya, dan terjadi penyerbuan,” kata polisi dalam sebuah pernyataan.

“Total 31 orang kehilangan nyawa dalam penyerbuan itu.” Polisi mengatakan penyelidikan kriminal sedang berlangsung, dean perwakilan gereja tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar.

Nigeria telah mencatat beberapa tragedi penyerbuan atas distribusi makanan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk program makanan lembaga bantuan di negara bagian Borno di utara di mana tujuh perempuan diinjak-injak sampai mati tahun lalu.

Bencana dini hari pada har4i Sabtu terjadi ketika para pemimpin Partai Demokratik Rakyat yang beroposisi berkumpul di ibu kota federal Abuja untuk memilih kandidat mereka untuk pemilihan presiden 2023, termasuk calon gubernur Negara Bagian Rivers, Ezenwo Nyesom Wike.

Port Harcourt adalah pusat minyak utama di Nigeria, negara terpadat di Afrika dan salah satu produsen minyak bumi terbesar di benua itu.

Terlepas dari kekayaan minyaknya, sebanyak empat dari 10 orang Nigeria hidup di bawah tingkat kemiskinan nasional, menurut Laporan Bank Dunia baru-baru ini.

Krisis Ukraina juga telah mendorong naiknya biaya makanan dan bahan bakar di seluruh benua karena pasokan gandum dan gas dipengaruhi oleh badan-badan bantuan yang memperingatkan tentang memburuknya kerawanan pangan di Afrika. (AFP)

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home