Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Prasasta Widiadi 14:55 WIB | Sabtu, 12 Desember 2015

Olahraga Tradisional Berperan Menjaga Keharmonisan Masyarakat

Ilustrasi: Politisi Partai Demokrat Hayono Isman dipanggil Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait dengan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan mantan Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Syahrul Raja Sempurnajaya yang ditetapkan sebagai tersangka pada 23 Agustus 2013 oleh KPK Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada awal Juni 2014. (Foto: Dok. Satuharapan.com/ Dedy Istanto).

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Ketua Umum Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI), Hayono Isman, mengatakan olahraga tradisional yang diciptakan oleh leluhur berperan menjaga keharmonisan masyarakat.  

“Olahraga tradisional  berperan menjaga keharmonisan masyarakat, karena dianggap mampu mengatasi konflik dan permasalahan sosial yang terjadi dalam sebuah komunitas,” kata Hayono  dalam jumpa pers mengenai pelaksanaan kegiatan The Association For International Sport For All (Tafisa) Games 2016 atau festival olahraga rekreasi dunia tersebut di Hotel Manhattan, Jakarta, hari Jumat (11/12).

Dia menjelaskan Tafisa Games atau festival olahraga rekreasi dunia  akan diselenggarakan di Indonesia pada 6-12 Oktober 2016.

Melalui Tafisa, menurut dia, masyarakat Internasional juga dapat mengenal kearifan lokal yang ada di  Indonesia yang tercermin dari olahraga tradisional, di sisi lain Indonesia juga mengenal olahraga tradisional yang berasal dari negara lain dan diciptakan oleh masyarakat asing.

Hayono menjelaskan multi event olahraga rekreasi bertaraf internasional tersebut  direncanakan diikuti  110 negara peserta dari seluruh penjuru dunia, dan akan melibatkan lebih dari 12.000 peserta.  

“Peserta yang sudah mendaftar hingga saat ini 52 negara, tersebar dalam 36 kegiatan olahraga, dan masih bisa bertambah,” kata Hayono.

Tafisa Games 2016 mengambil tema besar "Unity in Diversity", yang terinspirasi dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Hayono menjelaskan Tafisa Games 2016 akan dibuka di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Sedangkan untuk penutupan akan dilakukan di Lapangan Monas.

"Sebagai tuan rumah, Indonesia berpeluang untuk mendapatkan nama baik, dan diharapkan olahraga masyarakat dapat membangun kebersamaan dan membangun kesehatan serta kebugaran masyarakat," kata dia. 

“Untuk masalah tempat tinggal atlet kontingen  akan tinggal di hotel-hotel bintang lima hingga losmen,” kata Hayono. 

Dia menambahkan  beberapa atlet atau masyarakat olahraga yang kegiatannya berkaitan dengan alam seperti skateboard, BMX, telah memberikan opsi untuk melakukan kemah (glamour camping) di kawasan Ancol. Dia memberi contoh, kontingen India  sudah mengkonfirmasi bersedia  tinggal di losmen.   (Ant).

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home