Loading...
FOTO
Penulis: Dedy Istanto 15:39 WIB | Senin, 23 Januari 2017

Pasukan Irak Rebut Dua Wilayah di Mosul Timur

Pasukan Irak Rebut Dua Wilayah di Mosul Timur
Anggota pasukan keamanan Irak menurunkan spanduk ISIS di wilayah timur Mosul, saat operasi penumpasan kelompok esktremis tersebut, 19 Januari 2017. Pasukan Irak berhasil merebut benteng terakhir ISIS di timur Mosul setelah petinggi militer menyatakan kemenangan mereka di sana dan bersiap mengalihkan serangan ke barat kota itu. Mahmud Saleh/AFP
Pasukan Irak Rebut Dua Wilayah di Mosul Timur
Pasukan Irak berpatroli di lingkungan Arabi di utara Mosul setelah berhasil merebut wilayah itu dari ISIS, 22 Januari 2017. Pasukan Irak berhasil merebut dua wilayah di Mosul dari tangan ISIS, mengamankan kontrol penuh terhadap wilayah pinggiran timur kota itu. Ahmad Al-Rubaye/AFP
Pasukan Irak Rebut Dua Wilayah di Mosul Timur
Pasukan khusus Irak (CTS) berpatroli di depan makam Nabi Yunus di sebelah timur Mosul pada 18 Januari 2017. Makam tersebut diledakkan oleh ekstremis ISIS pada Juli 2104 hingga membuat marah dunia. Dimitar Dilkoff/AFP

MOSUL, SATUHARAPAN.COM - Pasukan Irak pada hari Minggu (22/1) merebut kembali dua daerah dari tangan Islamic State Iraq and Syam (ISIS) di Mosul, wilayah tengah terakhir di timur tepi Sungai Tigris yang belum mereka kuasai.

Mereka merebut “wilayah permukiman Al Milayeen dan Al Binaa al Jahiz dan mengibarkan bendera Irak di atas sejumlah gedung,” kata militer dalam sebuah pernyataan.

“Itu adalah daerah permukiman terakhir di tengah kota tersebut di kiri tepi sungai,” kata pernyataan itu, merujuk pada Mosul timur.

Dia juga mengatakan bahwa pasukan federal telah mengambil alih kendali di jalan yang menghubungkan Mosul dengan Dohuk, ibu kota provinsi di daerah otonomi Kurdistan.

Perkembangan terbaru itu secara efektif mengunci kekuasaan pasukan Irak di sungai timur, dengan hanya tinggal wilayah Rashidiyah, di ujung utara Mosul, yang harus direbut.

Perdana Menteri Haider al-Abadi dan para komandan tertinggi Badan Kontraterorisme (Counter-Terrorism Service/CTS) yang memimpin operasi di dalam kota tersebut sudah menyatakan bahwa wilayah timur Mosul “dibebaskan” pada Rabu (18/1).

Komando Operasi Gabungan yang mengoordinasikan pertempuran melawan ISIS di Irak mengatakan saat itu bahwa perlu beberapa hari lagi untuk membersihkan ekstremis yang masih bertahan. (AFP)

 

Editor : Diah Anggraeni Retnaningrum


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home