Loading...
FOTO
Penulis: Dedy Istanto 11:58 WIB | Senin, 28 September 2015

PBB: Pemimpin Dunia Serukan Bab Baru dalam Pertumbuhan Global

PBB: Pemimpin Dunia Serukan Bab Baru dalam Pertumbuhan Global
Presiden Amerika Serikat Barack Obama saat berpidato membahas adopsi agenda Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Sustainable Development Goals Summit yang diselenggarakan sejak tanggal 25 sampai dengan 27 September 2015 di markas besar PBB, New York, Amerika Serikat, Senin (27/9) (Foto: UN Photo/Amanda Voisard)
PBB: Pemimpin Dunia Serukan Bab Baru dalam Pertumbuhan Global
Penyanyi serta pengarang lagu sekaligus duta khusus PBB UNICEF, Shakira, saat bernyanyi dalam pembukaan Sustainable Development Summit 2015 di markas PBB, New York, AS. (Foto: UN Photo/Cia Pak)
PBB: Pemimpin Dunia Serukan Bab Baru dalam Pertumbuhan Global
Suasana Assembly Hall yang dihadiri oleh para pemimpin dunia yang mengikuti agenda pembangunan berkelanjutan pasca tahun 2015 di markas PBB, New York, AS (Foto: UN Photo/Cia Pak)
PBB: Pemimpin Dunia Serukan Bab Baru dalam Pertumbuhan Global
Malala Yousazai (tengah) bersama dengan advokat pendidikan serta pendiri Yayasan Malala saat hadir bersama dengan perwakilan pemuda dari 193 negara anggota dalam sidang majelis umum PBB Sustainable Development Summit yang berlangsung dari tanggal 25 - 27 September 2015 di New York, AS (Foto: UN Photo/Mark Garten)
PBB: Pemimpin Dunia Serukan Bab Baru dalam Pertumbuhan Global
Wakil Presiden Republik Indonesia Muhammad Jusuf Kalla saat berpidato membahas KTT PBB dalam agenda pembangunan berkelanjutan pasca tahun 2015 yang digelar di markas PBB New York, AS (Foto: UN Photo/Cia Pak)
PBB: Pemimpin Dunia Serukan Bab Baru dalam Pertumbuhan Global
Presiden Prancis Francois Hollande saat berpidato di hadapan pemimpin dunia dari 193 negara PBB dalam sidang majelis umum Sustainable Development Summit 2015 di markas PBB, New York, AS (Foto: UN Photo/Amanda Voisard)

NEW YORK, SATUHARAPAN.COM – Pemimpin dunia dari seluruh anggota dalam sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyerukan “bab baru” dalam pembangunan global berkelanjutan. Seruan itu disampaikan dalam Sustainable Development Summit 2015 yang diselenggarakan sejak tanggal 25 sampai dengan 27 September 2015 di markas PBB, New York, Amerika Serikat (AS).

Bab baru atau “new chapter” disepakati dan diwujudkan dalam 17 agenda pencapaian pembangunan berkelanjutan (Developmet Goals Sustainable) sebagai sidang penutup dalam sidang umum pada konferensi tingkat tinggi (KTT) yang diadopsi dari Agenda 2030.

Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, dalam pidatonya mengatakan “hari ini kita sisihkan skeptisme dan mengangkat harapan untuk bisa dikerjakan secara kolektif”. Untuk mencapai tujuan baru tersebut, Obama menekankan tidak harus menjadi korban kesenjangan, antara negara maju dan berkembang. Dia juga menggarisbawahi kebutuhan untuk mengatasi pemerintahan yang buruk, ketidakadilan, diskriminasi hak asasi manusia (HAM) terhadap kaum perempuan serta masalah perubahan iklim perlu segera diselesaikan. Pembangunan juga terancam jika dunia tidak mengakui potensi keberadaan benua Afrika, yang sedang dilanda perang dan konflik.

Selain Obama, banyak juga para pemimpin dunia berbicara serta menyoroti antara pembangunan dan perdamaian. Presiden Belarus Alyaksandr Lukashenko mengingatkan bahwa pemimpin dunia  datang ke Sustainable Development Goals Summit kali ini dengan sikap yang lebih terbagi daripada sebelumnya selama tiga dekade terakhir. Ada hilangnya kepercayaan diantara negara-negara dengan mengakui keragaman sebagai salah satu syarat untuk kemajuan bersama.

Dunia mengalami krisis tanggung jawab dengan banyak keputusan berdasarkan kepentingan dan keuntungan jangka pendek. Pembaruan kepercayaan adalah satu-satunya cara untuk menjaga perdamaian dan keamanan serta menemukan solusi yang efektif terhadap ancaman dan tantangan global bersama-sama. (www.un.org)

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home