Loading...
SAINS
Penulis: Sabar Subekti 17:33 WIB | Jumat, 20 Desember 2013

Perempuan Pertama Terpilih Jadi Sekjen Ikatan Dokter Mesir

Dokter Mona Mina, perempuan dan Kristen pertama yang menduduki jabatan Sekjen Ikatan Dokter Mesir. (Foto: ahram.org.eg)

KAIRO, SATUHARAPAN.COM – Veteran aktivis hak asasi,  Dr Mona Mina, terpilih menjadi Sekretaris Jenderal Ikatan Dokter  (Union Doctors) Mesir, pada pemilihan hari Kamis (19/12) di Kairo. Dia menjadi perempuan dan Kristen pertama yang menduduki jabatan itu di Mesir.

Sebuah koalisi  luas para dokter  non Ikhwanul Muslimin memenangi pemilihan dengan suara mayoritas. Dia Seorang anggota pendiri Doctors Without Right (Dokter Tanpa Hak) yang menghimpun dokter-dokter melakukan protes pada  Mei 2012.

Para dokter di rumah sakit umum  ketika itu menuntut gaji minimum dan untuk anggaran kesehatan nasional tahunan ditingkatkan dari empat persen menjadi 15 persen.

Dia juga anggota pendiri Dokter Lapangan Tahrir, yaitu kelompok yang bertanggung jawab atas rumah sakit lapangan selama bentrokan terus-menerus  antara demonstran dan pasukan keamanan sejak pemberontakan pada Januari 2011.

Dr Amr El-Syura, yang baru terpilih duduk di lembaga itu, mengatakan kepada Ahram Online bahwa prioritas ikatan dokter itu adalah meningkatkan anggaran  kesehatan, meningkatkan gaji  minimum dokter, dan menerapkan aturan-aturan baru untuk mengatur promosi dan pemindahan dokter.

Daftar Independen

The Independence List (Daftar Independen) , sebuah koalisi  para calon non  Ikhwanul Muslimin memenangi 11 dari 12 kursi jabatan penting  pada Ikatan Dokter Mesir. Hal itu menandai diakhirinya dominasi dokter dari kelompok Muslim di organisasi ini.

Setengah dari jumlah kursi di tingkat usat organisasi itu diperebutkan dalam pemilihan sela hari Jumat, dan  juga untuk setengahnya  lagi untuk kursi di tingkat provinsi.

Pada tahun 2011, The Independent List mengejutkan pengamat dengan memenangi mayoritas jabatan pada ikatan dokter itu, yaitu  14 dari 27 jabatan di tingkat provinsi. Para dokter dari Ikhwanul Muslimin telah mengendalikan ikatan dokter  itu selama 30 tahun, dan kehilangan kursi  di tempat yang  tidak pernah terbayangkan akan kehilangan.

Ketika itu, dalam pemilihan organisasi di tingkat nasional, Daftar Independen memenangkan enam dari 24 kursi jabatan, dan untuk pertama kali menurunkan  dominasi  para dokter dari Ikhwanul Muslimin. (ahram.org.eg)


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home