Loading...
HAM
Penulis: Ignatius Dwiana 00:07 WIB | Minggu, 13 Oktober 2013

Peringatan Hari Anak Perempuan Sedunia di Jakarta

Peringatan Hari Anak Perempuan Sedunia di Jakarta
Banyu Bening Choir mengisi acara peringatan Hari Anak Perempuan Sedunia. (Foto Ignatius Dwiana)
Peringatan Hari Anak Perempuan Sedunia di Jakarta
Tari Saman turut memeriahkan peringatan Hari Anak Perempuan Sedunia.
Peringatan Hari Anak Perempuan Sedunia di Jakarta
Direktur Regional Plan Asia Mark Pierce.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Anak perempuan berperan penting dalam mengatasi pelbagai masalah sulit dan kompleks yang dialami masyarakat ketika ditimpa bencana. Semua pihak hendaknya membuka kesempatan bagi anak perempuan mengambil peran dalam situasi bencana.

Direktur Regional Plan Asia Mark Pierce mengatakan,”Meskipun secara prinsipiil anak laki-laki dan perempuan memiliki hak yang sama, namun anak-anak perempuan masih mengalami tantangan dan hambatan dalam memperoleh hak-hak tersebut. Di banyak negara, perempuan memiliki kesempatan lebih sedikit dalam mendapatkan pendidikan, pelayanan kesehatan, dan pangan.”

Mark Pierce menyampaikan ini di peringatan Hari Anak Perempuan Sedunia di Auditorium Radio Republik Indonesia (RRI) di Jakarta pada hari Jum’at (11/10).

Mark Pierce menjelaskan bahwa sekitar 45 juta anak perempuan tidak mengenyam pendidikan dasar. Anak perempuan juga rentan mengalami kekerasan, penganiayaan, serta penelantaran di rumah, sekolah, lingkungan, bahkan dalam situasi bencana.

“Sudah sekian lama anak perempuan diabaikan. Pandangan mereka tidak didengar, kebutuhan mereka tidak terpenuhi. Padahal perempuan dan anak perempuan berisiko 14 kali lebih besar mengalami kematian dibandingkan laki-laki dan anak laki-laki di situasi bencana,” tambahnya.

Dalam peringatan Hari Anak Perempuan Sedunia itu digelar diskusi publik bertema ‘Anak Perempuan dan Bencana: Potensi yang Terabaikan’. Sekaligus peluncuran Laporan Global Because I Am A Girl (BIAAG ) 2013 dan pemutaran film ‘Girls Rising’. BIAAG merupakan kampanye global Plan untuk pemberdayaan anak perempuan di seluruh dunia. Karena Plan sebagai organisasi kemanusiaan memiliki fokus pada perlindungan dan pemberdayaan anak, terutama anak perempuan.

Acara ini berlangsung atas kerjasama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Prudential Indonesia, Intel Indonesia, dan RRI.  Turut hadir dalam acara ini Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar.

Hari Anak Perempuan Sedunia diperingati setiap tanggal 11 Oktober.

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


Kampus Maranatha
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home