Loading...
LAYANAN PUBLIK
Penulis: Yan Chrisna Dwi Atmaja 05:30 WIB | Senin, 06 Juli 2015

Pertamina Siapkan Investasi PLTP Rp 33 Triliun

Presiden Jokowi didampingi Menko Kemaritiman, Menteri BUMN, dan Dirut Pertamina meresmian beroperasinya PLTP Kamojang V, di Kab. Bandung, Jabar, hari Minggu (5/7). (Foto: setkab.go.id)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - PT Pertamina (Persero) menyiapkan pendanaan sebesar 2,5 miliar dolar AS atau setara Rp 33 triliun untuk investasi pembangkit listrik tenaga panas bumi hingga 2019.

Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto dalam siaran pers di Jakarta, hari Minggu (5/7), mengatakan dana tersebut digunakan menambah kapasitas terpasang pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) sebesar 505 MW hingga menjadi 907 MW pada 2019.

"Kami telah menempatkan pengembangan panas bumi dalam salah satu prioritas strategis dan kami telah memiliki cetak biru pengembangan panas bumi hingga 2019," katanya saat peresmian PLTP Kamojang Unit 5 berkapasitas 35 oleh Presiden Joko Widodo di Garut, Jabar, Minggu (5/7).

Menurut dia, pemanfaatan PLTP berkapasitas sebesar 907 MW itu dapat menghemat penggunaan BBM sekitar 43.000 barel setara minyak per hari.

Dwi menambahkan, saat ini, Pertamina sedang melaksanakan proyek PLTP Kamojang 5 (1x35 MW) dan Karaha (1x30 MW) di Jawa Barat, Ulubelu 3 & 4 (2x55 MW) di Lampung, dan Lumut Balai 1 dan 2 (2x55 MW) di Sumatera Selatan.

Lalu, Pertamina juga mengerjakan proyek Lahendong 5 dan 6 (2x20 MW) dan pembangkit skala kecil Lahendong 2x5 MW di Sulawesi Utara, Sibayak 1x5 MW di Sumatera Utara, Hululais 1 dan 2 (2x55 MW) di Bengkulu, dan Sungai Penuh 1 (1x55 MW) di Jambi.

"Keseluruhan proyek tersebut memiliki total kapasitas pembangkitan 505 MW dan investasi sekitar 2,5 miliar dolar," ujarnya.

Menurut dia, proyek-proyek tersebut akan mulai beroperasi komersial secara bertahap mulai 2015 hingga 2019.

Dengan tuntasnya proyek-proyek tersebut, lanjutnya, Pertamina akan memiliki kapasitas sebesar 907 MW pada 2019.

Dwi melanjutkan, hampir seluruh proyek panas bumi yang dikelola PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), anak perusahaan Pertamina, dilaksanakan PT Rekayasa Industri.

"Proyek-proyek tersebut diharapkan dapat menyerap tenaga kerja sekitar tujuh ribu orang selama proyek berlangsung," katanya. (Ant)


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home