Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Prasasta Widiadi 06:30 WIB | Selasa, 05 Januari 2016

Pogba: Kehidupan di Juventus Lebih Berat dari MU

Paul Pogba (seragam hitam putih, kiri) saat memperkuat Juventus di Liga Seri A Italia. (Foto: fifa.com).

TORINO, SATUHARAPAN.COM - Gelandang Juventus Paul Pogba menyebut kehidupan yang dia jalani di Juventus saat ini jauh lebih berat dibanding dengan dahulu saat bermain di klub Manchester United (MU).

"Orang-orang perlu tahu bahwa tidak ada hal yang mudah di Juventus,” kata Pogba seperti diberitakan Soccerway, hari Senin (4/1).

“Saya melihat ada perbedaan yang besar, karena di klub ini (Juventus, Red) ada budaya yang berbeda antara di Italia dan saat saya berada di Manchester. Saya menganggap di sini (Juventus, Red) saya benar-benar bekerja, tidak untuk individual saja,” kata dia.

Pesepak bola Prancis berusia 22 itu, memilih untuk meninggalkan MU untuk bergabung dengan Juventus pada musim 2012. Sejauh ini Pogba telah memenangkan tiga gelar Liga Seri A Italia, dan mencapai final Liga Champions musim lalu.

Pogba  berulang kali menyatakan tidak menyesal pindah ke Italia dan memperkuat Juventus. Dia tidak menyesal walau pindah dari MU. Saat masih bergabung di tim asal kota Manchester tersebut, Pogba jarang dimainkan pelatih Alex Ferguson. 

“Di sini saya bekerja keras memenangkan semua gelar bagi klub ini, klub dengan tradisi juara,” kata dia.

Pogba beberapa waktu lalu digadang-gadang sebagai pemain muda yang bisa memenangkan Ballon d'Or, gelar pemain terbaik dunia, tapi kemudian publik Italia berpaling ke nama rekannya di Juventus, Paulo Dybala.

Penyerang Juventus asal Argentina berusia 22 tahun tersebut dikontrak Juventus dari Palermo pada bulan Juni 2015. Publik Italia menilai Dybala dan Pogba bisa meniru kegemilangan ikon Barcelona, Lionel Messi.

Pogba ingin dihormati sebagai penyandang nomor punggung 10 di Juventus. Pemain asal Prancis ini berbicara mengenai apa yang mereka harapkan pada tahun 2016 ini.

“Beberapa bulan yang lalu menjadi sesuatu yang sangat berbeda ketika kami selalu berada di puncak klasemen. Banyak hal sudah berubah,” kata Pogba.

“Saya juga mengingat kembali kekalahan dari Barcelona saat berlaga di babak final Liga Champion. Kami kalah, namun seperti yang mereka katakan, saya ingin memenangkannya suatu saat nanti,” kata Pogba. (soccerway.com).

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home