Loading...
DUNIA
Penulis: Melki Pangaribuan 19:54 WIB | Minggu, 18 Oktober 2015

Presiden Filipina Ingatkan Warganya Siaga Hadapi Topan Koppu

Kepala badan penanggulangan bencana Filipina Alexander Pama memberi pengarahan soal topan Koppu. (Foto: bbc.com)

MANILA, SATUHARAPAN.COM - Presiden Benigno Aquino mengingatkan warganya yang tinggal di jalur Topan Koppu agar bersiaga untuk mengungsi.

Filipina bersiaga menghadapi topan yang diramalkan membawa hujan lebat dan kemungkinan terjadinya banjir parah.

Dalam pernyataannya di televisi, ia mengatakan topan itu, yang kemungkinan melanda pulau Luzon di utara pada hari Minggu pagi, bisa membawa hujan deras selama 12 jam.

Sementara itu, militer Filipina di utara Luzon juga telah disiagakan untuk operasi menghadapi bencana. Topan Koppu, dikenal juga dengan nama Lando, diperkirakan tetap berada di Filipina hingga Selasa, 20 Oktober kemudian berlalu ke Taiwan.

Filipina masih terguncang oleh Topan Super Haiyan yang memakan korban jiwa lebih dari 6.300 orang pada bulan November 2013.

Haiyan, yang merupakan topan paling kuat yang pernah tercatat terjadi di muka bumi, menghancurkan satu kota.

Topan Koppu membawa angin sekuar 180 kilometer per jam bergerak dengan lambat, dan ini berarti membawa curah hujan dalam jumlah besar dalam waktu lama.

Angin dengan kecepatan seperti itu cukup kuat untuk meruntuhkan pohon, menjebol atap rumah dan mengancam sumber listrik. Hujan deras pertama diperkirakan tiba di bagian utara dan tengah Luzon pada hari Sabtu 17 Oktober.

Dalam pidato di TV, Presiden Aquino mengatakan pemerintah telah mendistribusikan pasokan darurat ke pusat-pusat pengungsian.

"Saya tekankan, kepada setiap unit pemerintah daerah, komunitas dan tiap warga Filipina yang terkena dampak, punya kewajiban untuk bekerjasama menghadapi tantangan ini," katanya sebagaimana dikutip BBC.

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home