Loading...
EKONOMI
Penulis: Diah Anggraeni Retnaningrum 18:17 WIB | Selasa, 23 Juni 2015

Presiden Jokowi: Belum Ada Kota yang Bisa Tangani Sampah

Ilustrasi. Burung kowak malam abu mencari makan di tumpukan sampah sisa aktivitas manusia yang dibuang di Kali Angke. (Foto: Dok.satuharapan.com/ Dedy Istanto)

JAKARTA. SATUHARAPAN.COM – Presiden RI Joko Widodo mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir ini banyak pihak yang memiliki ide kreatif menangani sampah di Indonesia. Namun, hingga saat ini, belum ada satu pun kota yang berhasil mengatasi masalah sampah.

“Hampir di semua negara seperti di Jerman, Singapura, Korea, ada beberapa cara pengolahan sampah yang berbeda. Tetapi saya harus ngomong apa adanya, di negara kita belum ada,” kata dia saat memimpin Rapat Terbatas di Kantor Presiden Jakarta Pusat tentang Pengelolaan Sampah pada Selasa (23/6).

Menurutnya, salah satu masalah yang ada di Indonesia terkait penanganan sampah adalah regulasi. Sejak menjadi wali kota di Solo hingga menjadi Gubernur di DKI, regulasi yang rumit masih menjadi pihak yang tidak mendukung penanganan masalah sampah.

Untuk itu, kata dia, pengelolaan sampah harus sistemik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat dan dunia usaha.

“Yang paling penting, pengolahan sampah memberikan manfaat baik secara ekonomi dan tentu saja sehat lingkungan bagi masyarakat, Dan yang paling penting, dapat mengubah perilaku masyarakat,” kata dia.

Jokowi menilai bahwa praktik pengelolaan sampah saat ini masih terbatas hanya mengumpulkan, mengangkut dan menimbun dengan cara yang lama.

“Perlu dibangun suatu sistem terobosan yang terpadu. Mulai dari rumah tangga, pemilahan, penjemputan, pemilihan, hingga sampai ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).”

Jokowi berharap nantinya akan ada salah satu kota di Indonesia yang bisa dijadikan percontohan pengolahan limbah yang menggunakan incenerator atau sistem recycle. (setkab.go.id)

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home