Loading...
FOTO
Penulis: Melki Pangaribuan 23:27 WIB | Senin, 15 Agustus 2016

Presiden Jokowi Kukuhkan Paskibraka HUT Ke-71 RI

Presiden Jokowi mendoakan agar mereka semua dapat menjalankan tugasnya dengan baik.
Presiden Jokowi Kukuhkan Paskibraka HUT Ke-71 RI
Ade Yuliana Iswan dari Sulawesi Barat yang pada upacara pengukuhan tersebut bertindak sebagai pemimpin upacara, mewakili rekan-rekannya memegang bendera merah putih dengan kedua tangannya saat ikrar putra Indonesia diucapkan. (Foto-foto: Biro Pers Istana)
Presiden Jokowi Kukuhkan Paskibraka HUT Ke-71 RI
Presiden Jokowi Kukuhkan Paskibraka HUT Ke-71 RI
Presiden Jokowi Kukuhkan Paskibraka HUT Ke-71 RI
Presiden Joko Widodo (kanan) memimpin upacara Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2016 yang akan bertugas dalam upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi HUT ke-71 RI di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/8). Presiden mengukuhkan 67 anggota Paskibraka, dari 68 siswa calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2016 yang terpilih untuk melakukan upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih saat peringatan 71 tahun Kemerdekaan Indonesia di Istana Merdeka pada 17 Agustus mendatang. (Foto: Antara)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Presiden Joko Widodo mengukuhkan 67 pelajar SMA menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Istana Negara, pada hari Senin (15/8). Anggota Paskibraka yang dikukuhkan tersebut merupakan perwakilan dari 34 provinsi di Indonesia.

Para anggota Paskibraka yang baru dikukuhkan tersebut akan bertugas mengibarkan bendera Merah Putih pada peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2016 mendatang.

Ade Yuliana Iswan dari Sulawesi Barat yang pada upacara pengukuhan tersebut bertindak sebagai pemimpin upacara, mewakili rekan-rekannya memegang bendera merah putih dengan kedua tangannya saat ikrar putra Indonesia diucapkan.

Setelah itu, Presiden Jokowi membacakan pernyataan pengukuhan ke-67 pelajar tersebut sebagai anggota Paskibraka. Jokowi mendoakan agar mereka semua dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

"Dengan memohon ridha Tuhan Yang Maha Kuasa, pada hari ini saya mengukuhkan saudara-saudara sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang akan bertugas di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2016. Semoga saudara-saudara dapat melaksanakan tugas dengan baik," kata Presiden.

Sebagai tanda pengukuhan, Presiden menyematkan lencana dan memasang kendit kepada Ade Yuliana. Anggota lainnya kemudian mengikuti dengan mengenakan lencana dan kendit masing-masing.

Adapun nama-nama anggota Paskibraka yang dikukuhkan langsung oleh Presiden Joko Widodo ialah:

1. Aceh: Rayhan Aditya Ramadhan

2. Aceh: Cut Aura Maghfirah Putri

3. Sumatera Utara: Arsy Ardan Lubis

4. Sumatera Utara: Fitri Faujiah

5. Sumatera Barat: Muhammad Fachri

6. Sumatera Barat: Janatun Maqwa

7. Riau: M. Elzi Febriantino

8. Riau: Dinda Kamia Evkha Putri

9. Kepulauan Riau: Achmad Aridkara

10. Kepulauan Riau: Fionna Sharleen

11. Jambi: Aldi Trikurniawan

12. Jambi: Sheila Roespinanda

13. Sumatera Selatan: Tri Wahyu Hambrata

14. Sumatera Selatan: Jennifer Gresyana Soputan

15. Bangka Belitung: Muhammad Ridho Agung

16. Bangka Belitung: Andrea Nuzulia

17. Bengkulu: Ilham Massaid

18. Bengkulu: Tasya Nabilah

19. Lampung: Ridho Ardiansyah

20. Lampung: Sahara Nugra Diani

21. DKI Jakarta: Amarik Fakhri Marliansyah

22. DKI Jakarta: Nilam Sukma Pawening

23. Jawa Barat: Alldi Padlyma Allamurochman

24. Banten: Muhammad Aditya Ersyah Lubis

25. Banten: Audrey Gabriella Yudiono Putri

26. Jawa Tengah: Stanley Otniel Nagatan

27. Jawa Tengah: Tabriza Aqila Taqiyya

28. D.I Yogyakarta: Muhamad Rival Hidayat

29. D.I Yogyakarta: Adinda Awliya

30. Jawa Timur: Moch. Alvin Faruq Asshegaff

31. Jawa Timur: Melinnia Hilda Mareta

32. Bali: Komang Arya Ananta, S.P

33. Bali: A.A. Sg. Saviti Mahawishwa Karmani

34. Nusa Tenggara Barat: Biyan Kamaruzzaman

35. Nusa Tenggara Barat: Loly Marissa Pratami

36. Nusa Tenggara Timur: Daniele Parlindungan Kause

37. Nusa Tenggara Timur: Betrik Priscilla Fernandez

38. Kalimantan Barat: Muhammad Akbar

39. Kalimantan Barat: Nazya Martha

40. Kalimantan Tengah: Bima Arivaza Danurahman

41. Kalimantan Tengah: Bela Ananda Anugrahni

42. Kalimantan Selatan: Abu Assadiki Ujudillah

43. Kalimantan Selatan: Lawrenza Fifiyen Gafuri

44. Kalimantan Timur: Gery Yulisan Ramadhan

45. Kalimantan Timur: Jeanne Rahmawati Sari

46. Kalimantan Utara: Wahyu Brata

47. Kalimantan Utara: Musvika

48. Sulawesi Utara: Reyvelino Sasiang

49. Sulawesi Utara: Krisan Valerie Sangari

50. Sulawesi Barat: Chandra Gunawan

51. Sulawesi Barat: Ade Yuliana Iswan

52. Sulawesi Tengah: Ahmad Syaifullah Said

53. Sulawesi Tengah: Lvana Bianti Lumanga

54. Sulawesi Tenggara: Syukran Maulana

55. Sulawesi Tenggara: Beatrix Tinduka

56. Sulawesi Selatan: Andi Tendri Sumpala

57. Sulawesi Selatan: Almira Bellinda P

58. Gorontalo: Rahmat Duhe

59. Gorontalo: Febiola Rauf

60. Maluku: Laurensius G.R. Rentanubun

61. Maluku: Ayu Astria Umalekhoa

62. Maluku Utara: H. Argo Widyantama

63. Maluku Utara: Kartika Ridwan

64. Papua Barat: Daniel D.H. Sayori

65. Papua Barat: Fifia Filafani Irjouw

66. Papua: Arnaldi Doncorys Waroy

67. Papua: Manasena Susana Gibannebit Giban

Upacara pengukuhan tersebut ditutup dengan ucapan selamat dan jabat tangan dari Presiden Jokowi untuk kemudian diikuti dengan pejabat lainnya yang hadir di ruangan tersebut.

Turut hadir dalam upacara pengukuhan tersebut ialah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Kapolri Tito Karnavian, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki.

Kemenpora akan Terus Dampingi Gloria

Menjawab pertanyaan awak media tentang satu orang anggota Paskibraka tidak dapat menjalankan tugasnya saat peringatan kemerdekaan esok. Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi membenarkan hal tersebut. Namun demikian, dirinya menjamin hal tersebut tidak akan mengganggu persiapan pelaksanaan pada saat peringatan kemerdekaan berlangsung.

"Semua ada 68 orang, sekarang tinggal 67. Ini tidak mengurangi konfigurasi maupun tugas-tugas penting yang besok akan dilakukan di Istana," katanya kepada jurnalis usai pengukuhan.

Diketahui, bahwa seorang anggota Paskibraka bernama Gloria Natapradja Hamel yang mewakili provinsi Jawa Barat tersebut tidak dapat dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka. Menpora menjelaskan bahwa Kemenpora telah menerima surat dari Kementerian Hukum dan HAM.

“Kemenkumham sudah mengeluarkan surat bahwa memang saudari Gloria ini dinyatakan sebagai WNA,” kata Menpora.

 Sebelumnya, Gloria mengatakan dengan mantap bahwa ia telah memilih untuk menjadi Warga Negara Indonesia. “Sudah barang tentu keluarga orang tuanya akan segera urus tentang kewarganegaraan Gloria,” kata Menpora.

Dalam kesempatan yang sama, Imam menerangkan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga akan terus mendampingi anggota Paskibraka tersebut sembari meminta pihak keluarga untuk mengurus kewarganegaraan Indonesia.

"Terus kami dampingi dan ia sangat tegar. Dia mengatakan bahwa ini kesempatan baik bagi kami untuk meminta kepada orang tua untuk mengurus kewarganegaraan," katanya. (Biro Pers Setpres)

 


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home