Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Prasasta Widiadi 16:05 WIB | Minggu, 04 Januari 2015

PSSI: Indonesia Butuh Banyak Lapangan Sepakbola, Tidak Perlu Megah

Djohar Arifin (kemeja batik cokelat) saat menghadiri sebuah pengundian kompetisi sepakbola usia anak-anak. (Foto: Prasasta Widiadi).

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Ketum PSSI), Djohar Arifin Husein mengemukakan pihaknya menginginkan klub tidak perlu bersusah payah mengeluarkan banyak dana membangun stadion megah dan berkapasitas besar, tetapi dia menasihati agar klub membangun lapangan sepakbola dengan standar FIFA (asosiasi sepakbola dunia).

"Tidak perlu membangun stadion yang megah. Tolong bangun lapangan yang sesuai standart seperti ukuran dan rumput," kata Djohar Arifin Husein dalam sambutannya pada pembukaan Kongres Tahunan PSSI di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (4/1).

Ketua Umum PSSI menambahkan pihaknya meminta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) untuk menyiapkan infrastruktur pendukungan pembinaan.

Menurut dia, hingga saat ini banyak talenta dari seluruh Indonesia belum bisa berlatih dengan maksimal karena terkendala masalah lapangan.

Sebanyak 91 dari 101 pemilik suara menghadiri Kongres Tahunan PSSI di Hotel Borobudur, Jakarta, yang dibuka langsung oleh Ketua Umum Djohar Arifin Husein. 

Meski tidak semua pemilik suara hadir, kongres yang akan membahas beberapa agenda termasuk penetapan anggota baru ini tetap berjalan karena sudah kuorum.

Pembukaan Kongres Tahunan PSSI ini juga dihadiri oleh Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo, Sekretaris Jenderal PSSI Joko Driyono, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Tono Suratman. Selain itu ada undangan dari berbagai pihak termasuk dari pemerintah.

"Semoga kongres ini berjalan dengan lancar serta menghasilkan keputusan yang ditaati oleh semua,' kata Rita Subowo saat memberikan sambutan.

Rita Subowo menegaskan jika pihaknya selalu deg-degan jika PSSI menggelar kongres. Hal ini terjadi karena selalu menjadi sorotan banyak media maupun masyarakat. (Ant).

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home