Loading...
BUDAYA
Penulis: Sotyati 14:53 WIB | Jumat, 10 Juni 2016

Queen Protes Trump Nyanyikan “We Are The Champions”

Queen Protes Trump Nyanyikan “We Are The Champions”
Gitaris Queen, Brian May (kiri) dan Donald Trump. (Foto:en.wikipedia.org)
Queen Protes Trump Nyanyikan “We Are The Champions”
Ilustrasi. (Foto: queencollection.com)

LONDON, SATUHARAPAN.COM - Grup musik rock legendaris Inggris, Queen, melalui pernyataan gitarisnya, Brian May, meminta Donald Trump berhenti menggunakan lagu mereka, We Are The Champions, untuk kampanye pemilu.

May mengatakan konglomerat properti Donald Trump, yang merupakan bakal calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, tidak seharusnya menggunakan lagu We Are The Champions tanpa izin.

May (68) mengatakan ia menerima banyak keluhan mengenai Trump menggunakan lagu tersebut saat berkampanye di televisi AS pada Selasa, 7 Juni.

“Tidak ada permintaan atau pemberian izin untuk penggunaan lagu tersebut. Kami menerima saran mengenai upaya untuk menjamin hal ini tidak terulang,” ujar May.

“Penggunaan lagu Queen untuk alat kampanye politik bertentangan dengan kebijakan kami.”

“Musik kami merupakan perwujudan mimpi dan keyakinan kami, tapi musik kami diperuntukkan bagi siapa pun yang ingin mendengarkan dan menikmatinya.”

Lirik We Are The Champions dikarang oleh sang vokalis Freddie Mercury (meninggal 24 November 1991, Red) pada 1977 dan sering kali dikumandangkan di berbagai turnamen olahraga.

Berbagai musisi lain seperti Rolling Stones, Neil Young, R. E. M. dan Adele juga menolak lagu mereka digunakan oleh Trump untuk berkampanye.

Queen kini sedang tur di berbagai festival musik Eropa bersama penyanyi AS Adam Lambert.(AFP/Ant)

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home