Loading...
LAYANAN PUBLIK
Penulis: Francisca Christy Rosana 14:24 WIB | Senin, 11 Mei 2015

Revitalisasi Terminal Rawamangun Belum Sempurna, Bus Damri Ngetem

Kadishubtrans DKI Jakarta Benjamin Bukit. (Foto: Dok Satuharapan.com/Francisca Christy Rosana)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Bus Damri di Terminal Rawamangun terpaksa memakan hampir seperempat badan jalan untuk ngetem menaikturunkan penumpang. Karena Bus Damri ngetem di pinggir jalan, jalur lalu lintas di kawasan terminal macet. Sejumlah kendaraan terpakasa antre mengular panjang, utamanya di pagi hari saat mobilitas masyarakat tinggi. Pengguna jalan tak jarang mengeluh akibat kendaraan umum milik BUMN itu ngetem.

Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta, Benjamin Bukit, mengakui ngetemnya Bus Damri ini terjadi karena revitalisasi belum semupurna.

“Memang belum bisa masuk, ada bangunan yang harus dihapus. Bangunan yang menghalangi ini harus segera dihapus,” ujar Benjamin kepada satuharapan.com di Balai Kota, Senin (11/5) siang seusai rapat pimpinan (rapim).

Proses revitalisasi ini menurut Benjamin masih dalam proses lelang. Setelah proses lelang selesai, Bus Damri dan bus-bus angkutan umum berukuran besar dipastikan bisa masuk terminal, dan tidak lagi ngetem di pinggir jalan raya kawasan Rawamangun.

“Sekarang sedang di tangan BPKAD. BPKAD kan itu yang melelang bangunannya,” ungkap Benjamin.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berjanji akan menindak tegas bus-bus yang ngetem sembarangan di kawasan tersebut, termasuk Bus Damri milik pemerintah pusat ini. Penertiban bus ngetem juga diupayakan akan dikoordinasikan dengan Kementerian Perhubungan.

“Nanti harus dicabut. Ini mesti minta lagi Menteri Perhubungan untuk bisa bantu,” ujar Ahok saat ditemui Senin pagi.

Ahok pun menyatakan akan lebih intens berkoordinasi dengan Kadishubtrans untuk mencegah angkutan umum yang sembarangan ngetem dan membuat lalu lintas tak lancar.

“Ini harus dikoordinasi dengan Pak Bukit. Mana tadi Pak Bukit, nggak kelihatan dia ya?” kata Ahok sembari mencari Benjamin Bukit.

Terminal Rawamangun Jakarta Timur yang telah direvitalisasi sejak tahun lalu hingga kini memang masih belum juga beroperasi. Mundurnya peresmian yang sebelumnya dijadwalkan dilaksanakan Desember 2014 ternyata hingga bulan ketiga 2015 belum juga dilakukan. Molornya jadwal peresmian karena kendala pembangunan jalan masuk angkutan kecil yang kurang pas.

"Sebenarnya itu sudah selesai, hanya sedikit ada manufer kendaraan masuk kurang pas. Ada pintu yang kurang pas,” ujar Benjamin saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Setelah dilakukan perbaikan, barulah Terminal Rawamangun itu akan diresmikan.

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home