Loading...
INDONESIA
Penulis: Yan Chrisna Dwi Atmaja 15:08 WIB | Kamis, 13 Februari 2014

Status Siaga, Ketua PMI Cek Antisipasi Letusan Gunung Kelud

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla tengah meninjau kesiapan penanganan jika terjadi letusan Gunung Kelud pada Rabu (12/2) di Kabupaten Kediri. (Foto: Istimewa)
KEDIRI, SATUHARAPAN.COM - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) memantau langsung kesiapan menghadapi bencana letusan Gunung Kelud di Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, yang saat ini statusnya naik menjadi siaga, Rabu (12/2).
 
Ketua Umum PMI menegaskan bahwa persiapan menghadapi bencana sangat penting dilakukan, jangan sampai bencana terjadi baru melakukan langkah penanganan.
 
"Kami tidak mau dikatakan terlambat, jadi sebelum terjadi sudah disiapkan," kata JK saat menghadiri apel kesiapsiagaan menghadapi bencana letusan Gunung Kelud di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri.
 
Untuk memberikan pertolongan secara sigap, PMI menurunkan 500 orang relawan yang berasal dari Kabupaten dan Kota Kediri, Kabupaten dan Kota Blitar, serta Kabupaten dan Kota Malang.
 
PMI memperkirakan jumlah warga yang bisa mengungsi bila terjadi bencana erupsi mencapai 60 ribu jiwa yang berasal dari empat kecamatan.
 
PMI telah menyiapkan delapan unit tangki air, dua set peralatan Water Sanitasi (Watsan), 10 truk evakuasi, dua mobil Hagglunds, 20 ambulance dari PMI Cabang Kediri, Blitar dan Malang, 10 tenda lapangan untuk pengungsi, lima mobil dapur umum, motor trail untuk evakuasi daerah yang sulit dijangkau mobil, 12 set peralatan evakuasi yang terdiri dari sepatu, baju, dan helm anti panas, masker anti racun, dan sarung tangan.
 
Sebelumnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah meningkatkan status Gunung Kelud dari waspada menjadi siaga terhitung sejak Senin (10/2) pukul 16.00 WIB. (PR)

BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home