Loading...
LAYANAN PUBLIK
Penulis: Kartika Virgianti 23:30 WIB | Senin, 05 Mei 2014

Tambah Ruang Bermain Anak, Pemprov DKI Terus Beli Lahan

Ilustrasi salah satu ruang terbuka hijau di Jakarta Pusat. (Foto: jakarta.go.id)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Pemprov DKI Jakarta berencana terus membeli lahan di Jakarta, untuk diubah menjadi ruang terbuka hijau (RTH), yang bisa sekaligus dijadikan ruang bermain bagi anak-anak.

Dikatakan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, usai menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) di Balai Kota, Senin (5/5), dan memutuskan bersama Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi). Ia mengungkapkan keprihatinan dirinya akan banyaknya kasus kekerasan, di mana anak-anak sebagai pelakunya.

Menurut Basuki, kekerasan yang dilakukan anak-anak disebabkan tontonan yang tidak baik. Oleh sebab itu, Jokowi dan Basuki dalam Rapim tersebut telah sepakat membangun tempat-tempat bermain dikampung-kampung, agar anak-anak ini mampu bersosialisasi dengan alam dan membatasi tontonan film.

Oleh sebab itu, lanjut dia, apabila ada pihak yang hendak menjual tanahnya, dan kebetulan Pemrov DKI memiliki anggaran, maka tanah tersebut akan dibeli.

“Nanti yang disediakan adalah ruang main anak-anak. Segera ke kampung-kampung yang kumuh yang mempunyai tanah agak besar. Mau 50 meter mau 100 meter, jual kepada Pemprov DKI,” ucap pria yang akrab disapa Ahok itu.

Salah satu contohnya, seperti rumah mantan Gubernur DKI Jakarta, Henk Ngantung yang berada di bilangan Jakarta Timur, Gang Jambu, Jalan Dewi Sartika, Cawang lebih tepatnya, dikatakan Basuki akan dibeli oleh Pemprov DKI Jakarta untuk dijadikan semacam museum atau taman kota, dengan nama Henk Ngantung tetap dijadikan nama lokasi tersebut sebagai bentuk apresiasi Pemprov DKI kepada Henk Ngantung beserta keluarganya.  

 

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home