Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Prasasta Widiadi 21:16 WIB | Kamis, 19 November 2015

Tinton S: Persiapkan MotoGP 2017, Tahun Depan Aspal Sentul Diperbaiki

Direktur Utama Sirkuit Sentul Tinton Suprapto dalam konferensi pers keterangan Kesiapan Indonesia Menggelar MotoGP, di Ruang Rapat Kantor Dewan Pertimbangan Presiden, Jl. Veteran, Jakarta, hari Kamis (19/11). (Foto: Prasasta Widiadi).

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Direktur Utama Sirkuit Sentul Tinton Suprapto menjelaskan dalam rangka menyukseskan ajang balap motor bergengsi MotoGP pada 2017 di Indonesia yang berlokasi di Sirkuit Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat maka pihaknya melakukan langkah kongkrit yakni melakukan perbaikan ulang pada aspal Sirkuit Sentul.  

“Sekarang kami sudah ada desain (Rencana Sirkuit Sentul, Red) yang baru, menurut rencana minggu depan atau tepatnya pekan pertama Desember kami akan merobohkan bagian dalam bangunan, dan mulai April 2016 aspal-aspal akan kami reservice (perbaiki ulang, Red), dikarenakan kalau sekarang kami kerjakan musim hujan pasti tidak akan memuaskan,” kata Tinton Suprapto pada konferensi pers keterangan Kesiapan Indonesia Menggelar MotoGP, di Ruang Rapat Kantor Dewan Pertimbangan Presiden, Jakarta, hari Kamis (19/11).

Tinton menjelaskan menyelenggarakan balap motor bergengsi kelas dunia merupakan mimpi pribadinya dan putra kandungnya, Moreno Suprapto (anggota DPR RI Komisi X).

“Saat ini kita (Indonesia, Red) adalah negara dengan populasi nomor empat di dunia dengan jumlah kendaraan terpadat, khususnya  roda dua yang juga terbesar kedua di dunia,” kata dia.

“Alasan lain penyelenggaraan ini karena saat ini kita sudah memiliki banyak varian merek motor terkenal mulai dari motor matic sampai balap,  apa salahnya kita sebagai tuan rumah,” kata dia.

Tinton mengemukakan  sirkuit ini juga bisa dimanfaatkan  untuk balap mobil Formula 1 setelah mendapat pemantauan dari  FIM (Federation International Motorcycle).

“Apabila hal tersebut  sudah terlaksana maka Indonesia diprediksi akan mendapat keuntungan visit indonesia  Tourism (slogan Kementerian Pariwisata, Red), karena kita sangat terjepit, kita bayangkan saja Singapura dan Malaysia sudah bisa menyelenggarakan balapan masa kita belum padahal populasi penggemar otomotif banyak,” kata dia.

Tinton menjelaskan perbaikan tersebut penting sebab melalui MotoGP yang akan diselenggarakan di Indonesia diperkirakan  ajang balap motor tersebut nama Sirkuit Sentul sebagai aset bagi bangsa dan penyumbang devisa bagi negara. “Tujuan kita  melakukan langkah-langkah konkrit  itu sebagai PR kita nomor satu untuk indonesia, karena diharapkan tahun 2021 kita nggak mustahil bisa menyelenggarakan formula 1,” Tinton mengakhiri penjelasannya.

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home