Loading...
INDONESIA
Penulis: Endang Saputra 09:41 WIB | Selasa, 22 November 2016

TNI dan Polri Siap Ciptakan Rasa Aman dan Lindungi Masyarakat

Panglima TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian kepada awak media, seusai melaksanakan kegiatan video conference dengan para Kapolda dan Pangkotama seluruh Indonesia di Mabes Polri, Jl Trunojoyo No. 3, Jakarta Selatan, hari Senin (21/11). (Foto: Puspen TNI)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Menghadapi isu unjuk rasa pada tanggal 25 November dan 2 Desember 2016, TNI dan Polri siap menciptakan rasa aman dan melindungi seluruh masyarakat Indonesia.

Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengatakan hal tersebut didampingi Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian kepada awak media, seusai melaksanakan kegiatan video conference dengan para kapolda dan pangkotama seluruh Indonesia di Mabes Polri, Jl Trunojoyo No 3, Jakarta Selatan, pada hari Senin (21/11).

“Prajurit TNI-Polri siap memberikan rasa aman dan melindungi masyarakat terhadap segala kemungkinan yang akan terjadi dari efek demonstrasi yang dimanfaatkan atau dapat berubah menjadi anarkis,” kata dia.

Panglima TNI mengatakan, semua prajurit bertugas untuk melindungi masyarakat dan mengamankan tempat-tempat objek vital strategis. Namun, apabila dalam aksi demonstrasi berlanjut dengan aksi penjarahan, TNI-Polri dan masyarakat tidak ragu-ragu melakukan tindakan pencegahan.

“Apabila demonstrasi menjadi anarkis dan menjurus kepada tindakan makar, itu bukan urusan Kepolisian saja tapi TNI juga wajib bertindak,” kata dia.

Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengingatkan, aparat intelijen TNI dan Polri harus selalu berkoodinasi untuk melihat, mencari, dan menemukan siapa pun yang mengajak berdemo baik sutradara maupun aktornya.

“Identifikasi dan yakinkan betul yang bersangkutan ikut sampai demo selesai, apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, mereka yang bertanggung jawab,” kata dia.

“Saya sudah perintahkan para pangkotama TNI menyiapkan prajurit-prajuritnya untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi, guna menciptakan rasa aman kepada masyarakat dan tetap melakukan aktivitas.”

Menurut Panglima TNI, aksi unjuk rasa ini tidak boleh terjadi berlarut-larut, sehingga menghambat masyarakat untuk beraktivitas dan hidup tenang.

“Kita harus bersama-sama sepakat, bangsa Indonesia sedang membangun. Jangan karena sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab membuat masyarakat tidak tenang,” kata dia.(PR)

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home