Loading...
SAINS
Penulis: Sabar Subekti 18:07 WIB | Minggu, 11 Oktober 2020

Turki Mulai Umumkan Kasus COVID-19 Secara Lengkap Mulai 15 Oktober

Perempuan di Turki mengenakan masker dalam sebuah antrean. (Foto: dok Hurriyet)

ISTANBUL, SATUHARAPAN.COM-Turki akan mulai mengumumkan jumlah kasus COVID-19 asimtomatik mulai 15 Oktober, kata Menteri Kesehatan, Fahrettin Koca, dalam pernyataan yang diterbitkan pada hari Minggu (11/10), menyusul kritikan bahwa pengungkapan hanya pada kasus simptomatik dan menyembunyikan tingkat infeksi.

Pada akhir Juli, Turki mengubah kata-kata laporan virus corona hariannya untuk menunjukkan jumlah "pasien", bukan "kasus". Pada konferensi pers tanggal 30 September, Koca mengatakan bahwa pemerintah hanya membagikan jumlah kasus positif COVID-19 dengan gejala.

Petugas medis dan partai oposisi mengkritik praktik tersebut, dengan mengatakan itu bertujuan untuk menyembunyikan skala pandemi yang sebenarnya dan dimaksudkan untuk menjaga agar ekonomi tetap bergerak.

"Kami akan mulai (merilis semua kasus) pada tanggal 15," kata Koca seperti dikutip dalam wawancara dengan surat kabar harian Hurriyet.

“Hasil skrining cross sectional akan kami bagikan meski tidak menunjukkan gejala. Kami akan melaporkan ini ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO),” katanya.

Tes skrining lintas bagian sedang dilakukan di bandar udara, penjara, dan orang-orang yang pergi ke luar negeri, kata Koca.

Turki dimasukkan ke dalam kewajiban karantina oleh Inggris pada daftar kedatangan setelah pengakuannya bahwa mereka tidak mempublikasikan jumlah lengkap kasus COVID-19. Turki akan terus melakukan tes skrining lapangan untuk kasus virus corona, kata Koca yang dikutip Hurriyet.

Turki telah melaporkan rata-rata 1.500 pasien virus corona setiap hari dalam beberapa pekan terakhir, sementara total kematian akibat penyakit pernapasan mencapai 8.778, menurut data kementerian kesehatan.

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home