Loading...
DUNIA
Penulis: Eben E. Siadari 09:17 WIB | Senin, 11 Juli 2016

Turnbull Menangi Pemilu Australia

Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull,dan penantangnya dari Partai Buruh, Bill Shorten (Foto:The Guardian)

SYDNEY, SATUHARAPAN.COM - Lebih seminggu setelah pemilu nasional Australia yang terpanjang dan paling sengit sepanjang setengah abad, Perdana Menteri Malcolm Turnbull menyatakan kemenangan pada hari Minggu (10/7) setelah pemimpin Partai Buruh mengaku kalah.

"Kami telah memenangi pemilu," Turnbull, pemimpin koalisi konservatif yang dipimpin Partai Liberal, mengatakan pada konferensi pers pada hari Minggu, sebagaimana diberitakan oleh The New York Times.

Komisi Pemilihan Australia telah meramalkan bahwa koalisi pimpinan Turnbull bisa memenangi 76 kursi, yang akan memberi mereka mayoritas mutlak di 150 kursi DPR. Dua anggota parlemen dari jalur independen  juga telah menjanjikan dukungan mereka untuk koalisi, memperkuat peluangnya untuk membentuk pemerintahan.

"Jelas Turnbull dan koalisinya akan membentuk pemerintahan," kata Bill Shorten, pemimpin Partai Buruh, mengatakan pada konferensi pers pada hari Minggu sore. "Saya berharap mereka menjalankan pemerintahan yang baik."

Setelah kampanye pemilu delapan minggu yang berakhir pada 2 Juli, baik Partai Buruh maupun koalisi konservatif, yang mengalahkah pemerintah Partai Buruh dalam pemilihan nasional terakhir pada 2013, berada di tengah ketidakpastian mengenai apakah kedua sisi akan memenangkan sejumlah kursi yang dinilai kritis.

Partai Buruh diperkirakan memperoleh 69 kursi di DPR. Partai Hijau diperkirakan telah memenangkan satu kursi, sedangkan pihak lain, termasuk independen, empat.  Komisi Pemilihan Australia diperkirakan baru akan membuat pengumuman resmi pada hari Jumat.

Dalam pemerintahan, koalisi diperkirakan harus berurusan dengan Senat yang gelisah. Keseimbangan kekuasaan di Senat kemungkinan akan diselenggarakan oleh berbagai kelompok independen kiri dan sayap kanan dan partai minoritas yang mungkin akan memblokir undang-undang untuk disahkan di DPR.

Akibatnya, beberapa analis politik mengatakan mereka memperkirakan pemilihan nasional lainnya kemungkinan akan diusulkan oleh koalisi sebelum periode tiga tahun berakhir masa tugasnya.

"Sangat penting  parlemen ini bekerja," kata Turnbull.

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home