Google+
Loading...
BUDAYA
Penulis: Dewasasri M Wardani 12:43 WIB | Jumat, 08 September 2017

Acara Akhir Pekan 9 - 10 September 2017

Ilustrasi. Figa Seni Budaya. Bandung Great Sale 2017. (Foto: bandungtourism.com)

SATUHARAPAN.COM – Acara akhir pekan di bulan September akan diramaikan beberapa acara antara lain pergelaran tari, pertunjukan musik simfoni, festival budaya Jepang, dan festival budaya Sunda.

Berikut acara pilihan Redaksi satuharapan.com, yang dapat menemani pencinta hiburan melewatkan akhir pekan bersama keluarga tercinta.

Sabtu 9 September

Galeri Indonesia Kaya, pukul 15.00 WIB, Pergelaran Tari  Menyimpan Cahaya oleh Swargaloka

Karya tari ini mengangkat tentang pandangan terhadap tambang emas Freeport di Tanah Papua. Apakah masyarakat melihat itu sebagai sebuah anugerah atau musibah?

Bathara Saverigadi, sutradara dan koreografer pertunjukan ini, mencoba bereksplorasi dengan gerak-gerak Papua dalam menyampaikan pandangannya tentang “cahaya emas yang tersimpan” di Papua. Sebuah cerita karangan yang dikaitkan dengan realita yang terjadi sebenarnya akan dimainkan di pertunjukan ini. Garapan Kontemporer berbasis tari tradisi Papua ini juga menghadirkan puisi-puisi karya Irwan Riyadi yang membuat para penghayat berpikir tentang apa yang akan, sedang, dan telah terjadi.

Swargaloka Art Department didirikan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada tanggal 17 Juni 1993, bertujuan untuk mewadahi kreativitas para alumni perguruan tinggi seni dan memberikan peluang berkarya bagi para seniman. Berbagai kegiatan telah dilakukan Swargaloka di Yogyakarta selama kurun waktu 1993 hingga 1997, antara lain pementasan Sendratari Ramayana di Candi Prambanan bekerja sama dengan PT Taman Wisata Candi Borobudur dan Prambanan.

Pada tahun 1997, Swargaloka hijrah ke Jakarta dan terus mengembangkan diri baik dalam bidang pendidikan, pelatihan maupun pementasan. Pada tahun 1998, Swargaloka mendirikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dengan tempat latihan di Taman Mini Indonesia Indah yaitu di Anjungan Jawa Tengah, Anjungan Daerah Istimewa Yogyakarta, Istana Anak-Anak Indonesia, Sasana Kriya dan Arsipel Indonesia TMII.

Hingga tahun 2016 telah tercatat sekitar 100 kegiatan besar yang telah dilakukan Swargaloka. Selain pementasan Drama Wayang, Swargaloka memiliki kegiatan unggulan berupa Festival Tari Puspa dan Satwa (Festa), Festival Tari Kreatif Nusantara (FTKN), dan pementasan Tujuh Belas Berbagi Lewat Seni.

Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, pukul 19.30 WIB, Pertunjukan Musik Simfoni untuk Bangsa 2017 oleh The Resonanz Music Studio

"Simfoni Untuk Bangsa" adalah pertunjukan yang rutin digelar oleh The Resonanz Music Studio, sejak tahun 2010. Konser yang bertujuan selain untuk memberikan penghargaan  terhadap karya anak bangsa ini, juga bertujuan  untuk membangkitkan nasionalisme dan cinta Tanah Air, terutama untuk kalangan generasi muda Indonesia.

Konser SUB 2017 akan mengangkat tema cinta Pancasila dan cinta Bhinneka Tunggal Ika melalui pergelaran musik orkestra, paduan suara yang diselingi oleh  tarian, yang merupakan  kekayaan Indonesia yang luar biasa,  yang patut disyukuri.

Konser ini akan mempersembahkan beberapa karya baru dan arransemen segar karya komposer muda Indonesia, yang khusus diciptakan untuk konser ini. Dari lagu nasional seperti Dari Sabang Sampai Merauke, lagu Keroncong Tanah Air, hingga lagu daerah Indonesia seperti Anak Kambing Saya, Ayo Mama, dan lainnya, ditampilkan dalam kemasan menarik.

Penyanyi Farman Purnama, tenor; Birgitta Sisca, sopran; Alicia Hartono, sopran; Bimashakti N. Ksatriya; Bertolens Pah, sasando, dan Caitlin A. Wiranata, piano, akan menjadi bintang tamu pada pergelaran ini.

Selain itu Liga Tari Mahasiswa UI Krida Budaya yang pada tahun 2017 ini mewakili Indonesia pada festival kebudayaan di Prancis, Italia dan Serbia, akan menambah warna pergelaran ini menjadi pergelaran yang lain dari yang lain.

Pertunjukan ini akan diiringi oleh musik profesional yang tergabung dalam Jakarta Concert Orchestra (JCO), dan akan  dipimpin konduktor dan direktur musik, Avip Priatna. Tak ketinggalan, Batavia Madrigal Singers (BMS) dan The Resonanz Children’s Choir (TRCC),  dua  paduan suara ternama yang telah menunjukkan prestasi sekaligus membawa nama harum Indonesia di ajang kompetisi paduan suara Internasional, akan kembali tampil dalam pertunjukan ini.

Lapangan Wisma Aldiron, Jl Jend Gatot Subroto, Kav 72, Jakarta Selatan,  Festival Budaya Jepang Jak Japan Matsuri 2017

Pada tahun 2008, sebuah event peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang diselenggarakan dan pada saat itu ada pemikiran bagaimana agar nyala api persahabatan yang berkobar dapat terus terjaga dengan baik. Dari niat tersebut berkumpullah warga Jepang yang mencintai Indonesia, diikuti dengan munculnya simpati dari warga ibu kota Jakarta dan pemerintah DKI Jakarta.

Berpijak pada persahabatan yang telah terbina selama 50 tahun lalu itu, lahirlah ”Jak-Japan Matsuri (JJM)” yang dengan harapan sekalipun zaman berubah, kizuna (ikatan persahabatan) kedua negara, akan semakin lebih luas dan kuat. Sejak itu JJM dilaksanakan setiap tahun dan bulan September tahun ini, akan menjadi penyelenggaraan JJM yang ke-9. Tahun ini, JJM mengangkat tema “Indonesia – Japan Always Together”, dengan harapan Indonesia dan Jepang selalu menyatukan tenaga untuk mengatasi semua tantangan.

Program acara yang akan diselenggarakan: Cosplay, Taiko, Games, Kuliner, Bon Odori, dll.  Harga tiket masuk Rp. 40.000 (berlaku untuk 2 hari penyelenggaraan, 9-10 Sept. 2017)

Info dan kontak: untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di www.jakjapanmatsuri.com

Binus School Serpong, Jl Lengkong Karya Jelupang No. 58, Lengkong Karya, Serpong, Tangerang, Pertunjukan Musik Bynamic Festival 2017 Nuansa Tropika

Bynamic Fest tahun ini mengambil keragaman Flora dan Fauna yang berlimpah di Indonesia, untuk menciptakan kembali suasana alam tropis Indonesia dengan menggabungkan aspek-aspek ini dengan seni dan musik.

Akan menampilkan : Payung Teduh, Rizky, Teddy Adhitya, Anayaka, Poka Wars, Senar Senja, dan lain-lain.

Informasi: 0858 8300 2030, Line ID : andrearayi, Instagram : bynamicfest, Twitter : bynamicfest, Email : bynamic2017@gmail.com

Minggu,10 September

Galeri Indonesia Kaya, pukul 15.00 WIB, Pertunjukan Tari Dance for Boogie oleh Yola

Yola membuat tarian ini khusus untuk Boogie. Boogie adalah temannya yang juga penari dan koreografer, bernama lengkap Serraimere Boogie Yason Koirewoa, yang terlahir di Sorong Papua 29 tahun yang lalu.

Ayahnya memberi nama Boogie yang memiliki arti berbudi baik dan mudah tersenyum. Tahun 2006 Boogie datang ke Jakarta untuk belajar tari di IKJ. Boogie terkadang merasa terpenjara dengan kehidupannya di Jakarta karena ruang bermain, bernyanyi, berlari, berenang, bahkan berteriak tidak dapat dirasakan sebebas ketika ia di tanah kelahirannya. Di sisi lain, masih banyak masyarakat Papua belum merasa merdeka, akibat belum meratanya pembangunan.

Sosok seorang Boogie, anak Papua, kembali menjadi refleksi apakah arti kemerdekaan yang sesungguhnya.

Cikapundung Riverspot, Samping Gedung Merdeka Kota Bandung, pukul 12.00-23.00 WIB,  Festival Ragam Kesenian Budaya Sunda oleh Liga Seni Budaya Bandung

Acara berlangsung pada Sabtu (9/9) – Minggu (10/9)

Acara Liga seni Budaya ini adalah Rangkaian acara Hari Jadi Kota Bandung ke 207 dan ajang mewujudkan program pemerintah Kota Bandung bahwa tahun 2017 adalah tahun budaya sebagai mana telah diungkapkan oleh Wali Kota Bandung.

Acara diselenggarakan di dua tempat yaitu: Asia Afrika Kota Bandung dan di Cikapundung Riverspot Samping Gedung Merdeka Kota Bandung pada tanggal 9 s 10 September 2017 pukul 12.00 sd 23.00. Selain pertandingan dan pertunjukan bermacam ragam kesenian di kedua tempat itu juga akan dihiasi oleh kuliner tradisional, nontradisional dan pernak pernik produk kreatif setiap kecamatan yang mengikuti Pertandingan ini .

Acara itu dipersembahkan oleh Pemerintah Kota Bandung untuk Warga Bandung dan di dukung oleh Geulis Community,Bakti Budaya Nusantara,Telkomsel,Galamedia, Radar Bandung, dan Pojokbandung.com,

Pengunjung tidak dipungut biaya masuk.

Ikuti terus Fanspage Fb mereka di ligasenibudaya dan Instragram @ligasenibudaya. .

Editor : Sotyati

Back to Home