Loading...
INSPIRASI
Penulis: Yoel M Indrasmoro 01:00 WIB | Sabtu, 10 Mei 2014

Hidup dalam Segala Kelimpahan

Foto: istimewa

SATUHARAPAN.COM – ”Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” (Yoh. 10:9-10). Demikianlah Sabda Yesus. Dalam sabda tersebut jelaslah bahwa Yesus adalah Sumber Hidup. Karena itu, Dia mampu membagikan hidup kepada orang lain. Dan hidup itu bukanlah hidup yang biasa. melainkan hidup dalam segala kelimpahan.

Nah, bicara soal hidup dalam segala kelimpahan, tak sedikit orang terjebak mengartikan sabda Yesus ini hanya persoalan materi belaka. Materi memang penting. Tetapi, bukan yang terutama. Hidup itu lebih penting ketimbang materi.

Kelimpahan itu juga bukanlah untuk dinikmati sendirian. Kata ”melimpah” sendiri berarti luber. Itu berarti, seseorang yang hidup dalam kelimpahan berarti dia sendiri telah merasakan kecukupan. Karena itulah, dia dipanggil pula untuk membagikan limpahan itu.

Logikanya, jika limpahan itu tidak dibagikan kepada orang lain, maka akan hilang percuma. Itulah panggilan setiap orang yang hidup dalam segala kelimpahan, yaitu membagikan limpahan itu kepada orang lain. Pada titik ini jemaat mula-mula merupakan teladan nyata (Kis. 2:41-47).  

Lukas menyatakan bahwa warga jemaat mula-mula saling berbagi harta milik (ay 44-45). Mungkin ini terlalu radikal bagi kita. Tetapi, warga jemaat mula-mula meyakini bahwa segala kepunyaan mereka merupakan kepunyaan bersama, sehingga selalu ada dari mereka yang menjual hartanya, lalu membagikannya kepada semua orang sesuai keperluannya.

Persekutuan yang terjadi bukan sekadar persekutuan rasio atau rohani, tetapi juga persekutuan harta milik. Agaknya, mereka paham bahwa harta benda mereka bukan berasal dari diri mereka sendiri, sehingga mereka tidak keberatan jika harta benda itu diberikan kepada orang yang membutuhkan. Ini tidak berarti pengabaian terhadap harta milik. Inilah hidup dalam segala kelimpahan.

Nilai diri seseorang memang tidak ditentukan oleh apa yang dia miliki, melainkan oleh apa yang dia lakukan dengan apa yang dimilikinya itu.

 

Editor: ymindrasmoro

Email: inspirasi@satuharapan.com


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home