Loading...
MEDIA
Penulis: Francisca Christy Rosana 16:06 WIB | Kamis, 09 Oktober 2014

Jaga Kepercayaan Publik, Pers Harus Terbuka

Aidan White adalah Direktur Ethical Journalism Network (EJN) yang menjadi pembicara dalam Bali Media Forum (BMF) ke-6 di Nusa Dua, Bali pada Kamis (9/10). (Foto: media.ba)

DENPASAR, SATUHARAPAN.COM – “Pers tidak boleh menjadi bagian dari masalah yang menjadi semangat kejujuran jurnalisme. Pers juga harus terbuka atas informasi manajemennya sebagai industri untuk menjaga kepercayaan publik.”

Hal itu disampaikan Direktur Ethical Journalism Network (EJN) Aidan White dalam Bali Media Forum (BMF) yang ke-6 di Nusa Dua, Bali, pada Kamis (9/10), yang melibatkan peserta dari kalangan wartawan, perusahaan pers, lembaga swadaya masyarakat, dan media mancanegara.

Aidan White menambahkan, perusahaan pers yang pemberitaannya membedah berbagai kasus untuk kepentingan masyarakat harus transparan menginformasikan majemen industrinya kepada publik. Selain itu, menurutnya wartawan yang perusahaan persnya menjalankan bisnis secara transparan ke publik akan lebih profesional saat menjalani profesinya karena tidak memiliki beban menyembunyikan informasi internal. 

White menilai, salah satu pelanggaran kode etik jurnalistik yang jarang mendapatkan perhatian adalah transparansi perusahaan pers dalam menjalankan bisnisnya.

"Kode etik jurnalistik memang lebih sering membicarakan hal-hal berkaitan dengan teknis berjurnalisme. Padahal, bisnis yang dijalankan perusahaan pers akan banyak menentukan sejauh mana kode etik ini diterapkan," ujarnya.

Kemudahan masyarakat mengakses informasi membuat perusahaan pers pada gilirannya akan diaudit, baik dari segi jurnalisme maupun bisnisnya.

"Selama ini internal pers lebih sering menekankan kode etik yang melarang plagiarisme dan berita bohong, perlindungan nara sumber tertentu, serta sejumlah kaidah profesinya untuk kepentingan publik. Namun, pers kurang sering membuka mekanisme industri yang dijalankan," ujarnya. 

“Jika salah satu tugas pers ialah menciptakan transparansi informasi publik, maka industri pers juga harus berani transparan,” dia menambahkan. (Ant)

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home