Google+
Loading...
HAM
Penulis: Dewasasri M Wardani 10:12 WIB | Senin, 24 Juli 2017

Presiden Jokowi Pesan kepada Anak Tidak Bully Kawan

Presiden Jokowi saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2017 di Lapangan Gedung Daerah Pauh Janggi Gubernuran, Pekanbaru, Riau, Minggu (23/7). (Foto: setkab.go.id/Humas/Oji)

RIAU, SATUHARAPAN.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan kepada anak-anak agar tidak merisak (mem-bully) teman-temannya. Pesan Presiden itu disampaikan saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2017 di Lapangan Gedung Daerah Pauh Janggi Gubernuran, Pekanbaru, Riau, Minggu (23/7) pagi.

“Tidak boleh mengejek temannya, tidak boleh mencemooh temannya, mencela temannya juga tidak boleh,” kata Presiden Jokowi.

Presiden berpesan kepada anak-anak agar dengan teman-temannya harus saling menghargai, saling membantu, dan saling menolong.

“Kalau ada temannya yang sakit ditengok. Ya kan. Kalau pas nengok jangan lupa dibawain roti. Dibawain makanan biar cepat sembuh,” kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi juga berpesan agar rajin belajar. Saat mendengar Rafi Fadila, siswa SDN 36 Pekanbaru yang memiliki cita-cita menjadi seorang YouTuber, Presiden menyampaikan anak-anak boleh bermimpi, boleh bercita-cita setinggi-tingginya, tetapi harus diikuti dengan belajar yang baik dan keras.

“Anak-anak semuanya boleh bercita-cita. Pengen jadi petani yang sukses boleh, pengen jadi dokter yang baik boleh, pengen jadi pengusaha yang sukses boleh, pengen jadi Presiden boleh, pengen jadi menteri boleh, pengen jadi YouTuber boleh,” kata  Presiden Jokowi.

Presiden juga berbagi cerita tentang diri sendiri, yang terbiasa pada masa kecil belajar 4 jam saat teman-teman yang lain belajar 2 jam. Hal itu disampaikan Presiden seraya mengingatkan anak-anak untuk rajin belajar dan tidak melupakan untuk bermain.

“Tapi jangan lupa juga bermain,” kata Presiden yang senang bermain layang-layang dan kelereng saat kecil.

Presiden Jokowi merasa senang dan bangga bertemu anak-anak dengan wajah yang cerah.

“Memperlihatkan anak-anak memiliki optimisme,” katanya.

Presiden Jokowi juga menyinggung anak-anak sekarang juga berani. Karena ada anak yang mendekati seraya berbisik kepada Presiden untuk meminta foto selfie.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi unjuk kebolehan bermain sulap didampingi Ibu Iriana Jokowi.

“Saya belajar 5 hari, pagi siang malam untuk bisa main sulap, biar anak-anak lihat nanti,” kata Presiden Jokowi. (setkab.go.id)

 

 

Editor : Sotyati

Back to Home