Loading...
INDONESIA
Penulis: Dewasasri M Wardani 11:00 WIB | Rabu, 05 November 2014

TKI Asal Kabupaten Magetan Tewas di Taiwan

Ilustrasi TKI meninggal di luar negeri: Syafrizal menunjukkan foto adik kandungnya, Hendra, TKI yang bekerja dan meninggal di Malaysia, sebelum prosesi pemakaman di rumahnya di Jalan Bromo Ujung, Medan, Sumut, Sabtu (16/4). (Foto: antaranews.com)

MAGETAN, SATUHARAPAN.COM - Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Desa Semen, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sugeng Prasetyo (26), dilaporkan tewas karena kecelakaan kerja di Taiwan.

Keluarga korban, Sri Wahyuni, Selasa (4/11), mengatakan, kabar kematian Sugeng diterima pihak keluarga dari perusahaan yang memberangkatkannya.

"Kami menerima kabar kematian Sugeng dari Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) pada 26 Oktober lalu. Katanya ia meninggal karena kecelakaan kerja,"  katanya kepada wartawan.

Kabar tersebut, membawa duka tersendiri bagi keluarganya. Apalagi, korban baru satu setengah tahun bekerja di luar negeri. Pihak keluarga hingga kini masih menunggu pemulangan jenazah Sugeng.

"Sampai kini jenazah almarhum belum dikirim ke rumah duka. Rencananya Sabtu (7/11) depan akan dikirim ke sini," kata Sri Wahyuni dalam kesedihan mendalam. 

Berdasarkan informasi yang diterima keluarga, Sugeng bekerja di pabrik peleburan logam di Taiwan. Tiba-tiba, salah satu tabung yang ada di pabrik meledak dan mengenai korban.

Korban mengalami luka bakar hampir 90 persen. Korban juga sempat dirawat di rumah sakit setempat selama hampir satu bulan, namun akhirnya meninggal dunia.

Ibu korban, Katinem (56), mengatakan, kontak terakhir korban dengan keluarga di Magetan adalah saat Hari Raya Idul Fitri kemarin. Keluarga tidak menyangka atas musibah tersebut.

"Kami benar-benar sedih dan merasa kehilangan atas peristiwa ini," kata Katinem lirih.

Pihak keluarga berharap ada kepastian dari PJTKI, agar jenazah korban dapat dikirim dan tiba di rumah duka tepat waktu. Selain itu, keluarga juga meminta seluruh hak korban bisa diterima keluarga. (Ant)

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home