Loading...
DUNIA
Penulis: Eben E. Siadari 21:28 WIB | Sabtu, 12 November 2016

Chelsea dan Ivanka: Persahabatan Melampaui Tembok Politik

Chelsea Clinton (kanan) dan Ivanka Trump (Foto: New York Magazine)

NEW YORK, SATUHARAPAN.COM - Selama masa kampanye pemilihan presiden Amerika Serikat, Chelsea Clinton, 36 tahun, menahan diri untuk tidak bertegur sapa dengan sahabatnya, Ivanka Trump, 35 tahun. Namun bukan berarti persahabatan keduanya berhenti hanya karena ibu dan ayah mereka bertarung dalam pemilu.

Mereka justru sepakat untuk tak berbicara politik dan bahkan memutuskan untuk tak saling bertemu, untuk menghindari momen-momen yang mungkin konyol.

"Mungkin saya tidak akan berbicara dengan dia sampai sebelum hari pemungutan suara, tetapi saya pasti akan berbicara dengannya setelah hari itu," kata Clinton kepada E! News, sehari sebelum pemungutan suara pemilihan presiden AS.

Bukan informasi baru jika putri semata wayang Bill dan Hillary Clinton ini bersahabat dengan Ivanka Trump, putri sulung Donald J. Trump. Orang tua mereka  dulunya bersahabat. Persahabatan orang tua mereka justru yang merekatkan persahabatan mereka. Pada pernikahan ketiga Donald Trump tahun 2005, Bill dan Hillary Clinton berada di kursi barisan depan di antara undangan.

Sebuah foto lama yang menunjukkan bagaimana Chelsea Clinton (kanan) akrab dengan Ivanka Trump (kedua dari kanan) (Foto: insideedition.com)

Tetapi adalah suatu hal yang menarik dan tetap segar bila menyadari bagaimana keduanya ternyata secara sadar berusaha memelihara persahabatan itu di atas kompetisi politik kedua orang tua mereka. Tidak seperti banyak politisi yang melibatkan seluruh energi keluarga untuk masuk dalam kompetisi yang ganas, Chelsea dan Ivanka justru menjadi penyejuk bagi kontestasi orang tua mereka.

Keduanya mengakui banyak hal terpaksa berubah setelah kedua orang tua mereka bertarung dalam pilpres. Kampanye mengharuskan Trump dan Hillary saling serang, bahkan ke hal-hal yang sifatnya pribadi. Tetapi baik Chelsea maupun Ivanka, mengatakan persahabatan mereka melampaui politik. Mereka akan tetap bersahabat walaupun orang tua mereka seakan bermusuhan.

Di masa-masa kampanye  mereka terpaksa menahan diri. Chelsea mengakui mereka belum pernah lagi bertemu secara langsung selama masa kampanye pilpres. Baik Chelsea maupun Ivanka terlibat aktif dalam tim kampanye orang tua mereka.

"Kami jelas memiliki pandangan yang berbeda tentang apa yang kami pikir merupakan jawaban dan arah yang tepat untuk negara, jadi saya akan melakukan semua yang saya bisa untuk mendukung ibu saya antara sekarang dan saat pemungutan suara ditutup pada hari Selasa," kata Clinton.

Hal yang sama dikatakan oleh Ivanka Trump. Dalam wawancara dengan Fox News Agustus lalu, ia menjelaskan bahwa sementara ini keduanya tidak akan membahas politik. Tetapi Ivanka memastikan keduanya akan  tetap berteman.

"Kami bukan calon presiden. Kami anak-anak dari para calon presiden, "kata dia.

"Kami tetap dekat satu sama lain, mungkin sedikit kurang tampil di publik, tapi dia teman yang baik. Kami mendukung satu sama lain," kata Ivanka.

"Persahabatan kami tentu tidak akan berakhir karena politik," kata Ivanka kepada majalah People.

Akun media sosial mereka juga menunjukkan betapa persahabatan Chelsea dan Ivanka tidak sekadar basa-basi. Mereka saling dukung dengan cara yang elegan. Chelsea lulusan Stanford University, sedangkan Ivanka kuliah di almamater ayahnya, University of Pennsylvania.

Pada 4 Juni 2015 lewat akun twitternya, Chelsea mengutip kata-kata bijak yang berbunyi:

Life is not about what happens to you but what you do to what happens to you.

Status itu langsung disambut oleh Ivanka Trump dengan berkata, "well said @ChelseaClinton.

Mereka juga saling mengagumi satu sama lain. Chelsea pernah berkata kepada majalah Vogue, bahwa kceriaan Ivanka mengingatkannya pada ayahnya, terutama dalam kemampuannya meningkatkan sukacita di sekelilingnya.

"Kami sudah berteman lama sebelum pilpres ini. Kami juga akan menjadi teman lama setelah pemilihan ini. Persahabatan kami tidak dimulai dari politik; tentu tidak akan berakhir karena politik. Saya sangat menghormati Ivanka," kata Chelsea kepada Majalah View.

Ivanka, ibu dari tiga anak yang masih kecil-kecil, menimpali. "Dia seorang ibu yang bekerja seperti saya. Kami memiliki lebih banyak persamaan daripada perbedaan," kata dia, tentang Chelsea, ibu dari dua anak yang juga masih kecil-kecil.


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home