Loading...
INDONESIA
Penulis: Dedy Istanto 15:35 WIB | Minggu, 12 Oktober 2014

Diskusi Politik Bohong dan Jegal-jegalan

Diskusi Politik Bohong dan Jegal-jegalan
Isu tentang penjegalan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla menjadi perbincangan di sejumlah kalangan masyarakat pro demokrasi salah satunya dibahas dalam diskusi bertajuk Politik Bohong dan Jegal-jegalan: Mampukah Jokowi Bertahan? yang digelar salah satu rumah makan Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Minggu (12/10) (Foto-foto: Dedy Istanto).
Diskusi Politik Bohong dan Jegal-jegalan
Ray Rangkuti (tengah) dari Lingkaran Madani (LIMA) didampingi Chalid Muhammad (kiri) dan Arif Susanto (kanan) saat berbicara tentang isu penjegalan terhadap pemerintahan Joko Widodo dari pernyataan Hashim Djojohadikusumo diharapkan tidak benar dan dapat berjalan dengan lancar.
Diskusi Politik Bohong dan Jegal-jegalan
Romo Benny Susetyo (kiri) bersama dengan Chalid Muhammad (tengah) dan Ray Rangkuti (kanan) saat berbicara tentang salah satu butir Pancasila sila ke-4 yang terkait tentang kondisi politik yang saat ini terjadi di Indonesia pasca pemilihan presiden.
Diskusi Politik Bohong dan Jegal-jegalan
Ray Rangkuti (tengah) saat berbicara tentang delapan hal yang harus dapat diselesaikan dalam pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla untuk memperkuat pemerintahannya salah satunya tentang penyelesaian kasus-kasus pelanggaran HAM, penyelesaian Bank Century, dan lumpur Lapindo.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla diharapkan berjalan lancar dan tidak ada hambatan. Hal tersebut disampaikan oleh Ray Rangkuti dari Lingkaran Madani (LIMA) dalam acara diskusi publik tentang “ Politik Bohong dan Jegal-jegalan: Mampukah Jokowi Bertahan? “ yang digelar di rumah makan di Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Minggu (12/10).

Hadir dalam diskusi Romo Benny Susetyo, Chalid Muhammad, Arif Susanto dan Ita Puspita yang masing-masing membicarakan tentang permasalahan politik yang terjadi pasca pemilihan presiden hingga pemilihan ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang dinilai lebih mendominasi dari kubu Koalisi Merah Putih (KMP).

Isu adanya penjegalan dalam pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih yang tersebar di sejumlah media dari pernyataan Hashim Djojohadikusumo dinilai kontroversial dan hal ini menjadi salah satu pembahasan dalam diskusi sebagai bagian dari gerakan masyarakat sipil yang akan mengawal proses jalannya pelantikan tersebut.

Jika memang pemberitaan tentang penjegalan tersebut tidak benar maka gerakan rakyat mengajak Hashim untuk bersama dapat menyelesaikan sejumlah kasus yang dinilai dapat memperkuat pemerintahan Joko Widodo. Salah satunya tentang penyelesaian kasus tragedi tahun 1998, penyelesaian kasus pembunuhan aktivis hak asasi manusia (HAM) Munir, penyelesaian kasus lumpur Lapindo dan penyelesaian kasus Bank Century.

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home