Loading...
DUNIA
Penulis: Sabar Subekti 10:33 WIB | Senin, 14 Juni 2021

Joe Biden: AS Akan Bekerja Sama dengan Pemerintah Baru Israel

Joe Biden: AS Akan Bekerja Sama dengan Pemerintah Baru Israel
Presiden Amerika Serikat, Joe Biden. (Foto: AP)
Joe Biden: AS Akan Bekerja Sama dengan Pemerintah Baru Israel
Politisi Israel Yair Lapid dari partai Yesh Atid mengirim salam selama sesi Knesset di Yerusalem hari Minggu (13/6). Bennett dilantik sebagai perdana menteri baru negara itu, mengakhiri 12 tahun pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. (Foto: AP/Ariel Schali22)
Joe Biden: AS Akan Bekerja Sama dengan Pemerintah Baru Israel
Warga Israel merayakan pelantikan pemerintahan baru di Tel Aviv, Israel, hari Minggu (13/6). (Foto: AP/Oded Balilty)
Joe Biden: AS Akan Bekerja Sama dengan Pemerintah Baru Israel
Politisi Israel, Benny Gantz, yang pernah menantang untuk menggantikan Benyamin Netanyahu, berdiri selama sesi Knesset di Yerusalem hari Minggu (13/6). (Foto: AP/Ariel Schali22)
Joe Biden: AS Akan Bekerja Sama dengan Pemerintah Baru Israel
Benyamin Netanyahu berbicara di Keneset, Yerusalem, hari Minggu (13/6). (Foto: AP/Ariel Schali22)

SATUHARAPAN.COM-Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, mengatakan Amerika Serikat tetap berkomitmen untuk keamanan Israel dan akan bekerja dengan pemerintah baru setelah parlemen Israel mengakhiri 12 tahun pemerintahan Benjamin Netanyahu sebagai perdana menteri pada hari Minggu (13/6).

Dalam sebuah pernyataan, Biden menyambut koalisi pemerintah baru yang dipimpin oleh politisi nasionalis, Naftali Bennett, dan berusaha untuk menegaskan kembali hubungan AS-Israel.

“Saya berharap dapat bekerja dengan Perdana Menteri Bennett untuk memperkuat semua aspek hubungan yang erat dan langgeng antara kedua negara kita,” kata Biden. “Israel tidak memiliki teman yang lebih baik daripada Amerika Serikat.”

“Amerika Serikat tetap teguh dalam mendukung keamanan Israel,” kata Biden. “Pemerintahan saya berkomitmen penuh untuk bekerja dengan pemerintah Israel yang baru untuk memajukan keamanan, stabilitas, dan perdamaian bagi orang Israel, Palestina, dan orang-orang di seluruh wilayah yang lebih luas.”

Bennett, mantan menteri pertahanan dan jutawan teknologi tinggi, menang dengan suara mayoritas tipis 60-59, dengan dukungan koalisi partai-partai sayap kiri, tengah, sayap kanan dan Arab, namun koalisi itu kemungkinan akan rapuh.

Netanyahu, yang sejauh ini merupakan pemimpin terlama di Israel, berjanji untuk segera kembali berkuasa. (Reuters)

Editor : Sabar Subekti


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home