Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Prasasta Widiadi 07:29 WIB | Rabu, 16 Desember 2015

Juventus akan Jadi Tim Hebat bila Atasi Munchen

Ilustrasi: Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri dalam sebuah sesi latihan. (Foto: dailymail.co.uk).

TORINO, SATUHARAPAN.COM –  Pelatih Juventus Massimiliano Allegri percaya timnya akan menjadi yang terhebat di Eropa, bila mampu melewati hadangan tim kuat Eropa lainnya asal Jerman,  Bayern Munchen, di perdelapan final  Liga Champions, yang akan dilangsungkan Februari dan Maret 2016.

"Munchen adalah salah satu tim terbaik di dunia,” kata Allegri seperti diberitakan Soccerway, hari Selasa (15/12).

"Bila kami (Juventus, Red) bisa melewati mereka (Munchen, Red), maka kami akan menjadi tim  favorit untuk Liga Champions,” kata Allegri.

Juventus akan menghadapi Bayern Munchen di Stadion Juventus Arena, Torino, Italia, pada Rabu (24/2/2016) dini hari WIB di perdelapan final I Liga Champions, sedangkan Juventus akan melawat ke markas Munchen di Stadion Allianz Arena, Munchen, Jerman pada Kamis (17/3/2016) dini hari WIB pada perdelapan final II Liga Champions.

“Menghadapi Munchen adalah sebuah keharusan, tapi saat ini, kami akan fokus ke kompetisi domestik juga, karena  masa depan kami di kompetisi Italia juga  mendesak,” kata dia.

Sementara itu andalan Bayern Munchen, Arturo Vidal menyayangkan Bayern Munchen dan Juventus terjadi di perdelapan Final, padahal dia menginginkan terjadi di partai final.

Vidal mengakui ketangguhan lini tengah Juventus, karena musim lalu Vidal masih berkostum Juventus. “Saya dengar-dengar mereka melakukan perombakan skuat," kata Vidal.  

"Saya lebih suka menghadapi mereka di final," lanjut gelandang asal Cile itu.

Selain Vidal, ini juga bakal menjadi kesempatan eks Juventus lainnya, Kingsley Coman. Sama seperti Vidal, Coman juga antusias.

"Saya sudah tidak sabar lagi. Saya bergabung dengan Bayern untuk bermain di laga-laga menarik seperti ini," kata Coman. (soccerway.com).

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home