Loading...
LAYANAN PUBLIK
Penulis: Prasasta Widiadi 19:13 WIB | Sabtu, 18 Oktober 2014

Kadishub DKI: Aksi 20 Oktober Jangan Ganggu Transjakarta

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Muhammad Akbar. (Foto: Prasasta Widiadi).

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Muhammad Akbar meminta massa yang mengikuti kirab budaya untuk tidak menggunakan jalur Transjakarta agar tidak mengganggu operasional bus tersebut.

Hal ini dia nyatakan Jumat (17/10), di Jakarta sebagaimana tertuang pada beritajakarta.com.

"Berdasarkan informasi akan ada arak-arakan di Jalan Sudirman dan Jalan Thamrin, paling ya sekitar koridor (trayek Transjakarta) itu saja yang terpengaruh. Tapi sejauh ini kami berasumsi normal, tidak ada gangguan," kata Akbar.

Relawan pasangan presiden terpilih, Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) akan menyelenggarakan pesta rakyat usai keduanya dilantik di Gedung MPR, DPR, dan DPD di Senayan, Jakarta. Acara akan dipusatkan di kawasan silang Monas. Salah satu acara yang bakal digelar untuk merayakan pelantikan Jokowi-JK yakni kirab budaya atau pawai. Kirab dimulai pukul 12.00 dari Jl Jenderal Sudirman menuju Jl MH Thamrin, Jl Merdeka Barat dan berakhir di Monas.

Pasalnya, kegiatan yang akan diisi kirab budaya tersebut akan mengambil rute sepanjang Jl Jenderal Sudirman hingga Jl MH Thamrin yang merupakan jalur utama bus Transjakarta koridor I jurusan Blok M-Kota.

Kepala Unit Pengelola (UP) Transjakarta, Pargaulan Butarbutar mengatakan, jika kirab budaya dimulai dari Jl Jenderal Sudirman, maka operasional koridor I Transjakarta akan dihentikan sementara. "Kami hentikan saja dahulu. Mau dialihkan juga tidak bisa,” Pargaulan menjelaskan.

Di saat bersamaan, Akbar belum memberi instruksi kepada UP Transjakarta seputar pengalihan salah satu moda transportasi baru di Jakarta tersebut.

Akbar juga meminta para pengendara yang tidak memiliki kepentingan untuk tidak melintasi jalur kirab budaya karena khawatir terjebak macet. Kendati demikian kebijakan pengalihan arus atau penghentian operasional Transjakarta sifanya sementara melihat situasi di lapangan.

"Senin (20/10) akan ada keramaian di kawasan Sudirman-Thamrin sehingga kalau tidak perlu banget ke sana, ya sebaiknya menghindar," Akbar mengakhiri. (beritajakarta.com).

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home