Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Prasasta Widiadi 07:02 WIB | Minggu, 18 Oktober 2015

Liliyana/ Tontowi Main Lebih Tenang, Lolos Final Denmark Terbuka

Ilustrasi: Tontowi Achmad dan Liliyana Natsir saat berlaga di sebuah kejuaraan. (Foto: badmintonindonesia.org)

ODENSE, SATUHARAPAN.COM - Ganda campuran bulu tangkis Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di atas kertas diperkirakan akan meraih kesuksesan di final kejuaraan bulu tangkis Denmark Open Super Series Premier 2015. Kesuksesan tersebut karena mereka bermain lebih tenang menghadapi saat sulit yakni pasangan Tiongkok.

“Kami lebih tenang mainnya hari ini. Saya juga tidak terlalu terburu-buru mengolah bola, pas ada kesempatan baru kami menyerang. Tadi saya juga banyak di belakang, tidak terlalu nafsu, tapi mengolah bola dulu, baru muter nanti Owi yang menyelesaikan,” kata Liliyana setelah memenangkan pertandingan semi final melawan pasangan Tiongkok, Liu Cheng/Bao Yixin, hari Sabtu (17/10) di Odense Sport Park, Odense, Denmark.

Di semi final Tontowi/Liliyana menang dua set langsung 21-18 dan 21-16 atas Liu/Bao.

“Pemain Tiongkok punya kekuatan di power dan speednya, jadi kami jangan sampai masuk ke permainan mereka. Gimana caranya kami meredam pukulan mereka,” kata Liliyana.

Di set pertama Tontowi/Liliyana berhasil memimpin jauh dengan 2-0, 5-1, 8-2 dan 9-4. Namun berikutnya Liu/Bao sempat menyusul menjadi 10-12 dan 14-12, berbalik memimpin. Tontowi/Liliyana akhirnya bisa kembali memimpin hingga menang 21-18. 

Di awal set kedua, Liu/Bao sempat mencuri keunggulan atas pasangan Indonesia. Hingga kemudian Tontowi/Liliyana menyusul 10-10 dan unggul 11-10. Setelah itu, pasangan ranking dua dunia tersebut terus melaju jauh meninggalkan Liu/Bao hingga menang 21-16

 “Kalau sudah ke final sama aja lawannya, pasti mereka sudah siap semua. Jadi kami harus lebih siap lagi aja. Yang pasti kami harus lebih fokus lagi, lebih baik dari hari ini. Seperti hari ini kami kan langsung fokus dari awal,” tambah Liliyana lagi.

Kegembiraan Tunggal Putra

Selain ganda campuran, Indonesia meraih kegembiraan lagi yakni di tim tunggal putra yang bersinar di kejuaraan yang berlangsung di kota Odense Denmark tersebut yakni dengan Tommy Sugiarto yang masuk ke partai final.

Putra kandung pebulu tangkis senior Icuk Sugiarto ini masuk ke partai puncak karena di semi final mengalahkan pemain Taiwan, Chou Tien Chen, 21-8 dan 22-20.

Saat set pertama, Tommy mendapat dua poin melalui pukulan Chou yang melebar keluar lapangan. Selanjutnya Tommy terus memimpin perolehan angka tanpa pernah tersusul Chou. Ia bisa menang dengan mudah di set pertama.

“Saya melihat staminanya dia sudah habis, jadi saya manfaatkan. Karena sudah sampai ke semi final ini semua partai terasa melelahkan,” kata Tommy.

Berbeda dengan game pertama yang bisa menang mudah, di set kedua Tommy mulai mendapat perlawanan dari Chou. Meski belum bisa melampaui perolehan angka Tommy, Chou bisa mendekati dengan pautan angka yang tak jauh. Dan ketika unggul 20-17, Tommy harus tersusul dulu menjadi 20 sama, sebelum akhirnya menang 22-20

Selanjutnya di babak final, Tommy akan ditantang unggulan satu turnamen, Chen Long dari Tiongkok. Catatan tidak begitu baik memang membayangi langkah Tommy. Namun ia tetap percaya diri bisa memberikan penampilan terbaiknya.

Tommy sudah delapan kali bertemu Chen Long di lapangan. Tapi ia hanya sekali bisa merebut kemenangan. Mereka terakhir bertemu di BWF World Championships 2014. Saat itu Tommy kalah 16-21 dan 20-22. (badmintonindonesia.org).

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home