Loading...
RELIGI
Penulis: Prasasta Widiadi 09:50 WIB | Rabu, 03 Agustus 2016

Militer Nigeria Tewaskan 349 Syiah

Pemimpin Syiah Nigeria, Ibraheem Zakzaky. (Foto: newsflash.com.ng)

KADUNA, SATUHARAPAN.COM – Sebuah komisi independen penyelidikan yang dibentuk pemerintah negara bagian Kaduna, Nigeria menemukan fakta militer negara tersebut menewaskan 349 warga Muslim Syiah pada Desember 2015.

Komisi tersebut menyerukan penuntutan kepada pihak militer yang terlibat.

“Tentara Nigeria menggunakan kekuatan yang berlebihan,” demikian bunyi laporan komisi tersebut yang dikutip ulang Aljazeera.com hari Selasa (2/8).

Dalam laporan tersebut dijelaskan 349 orang meninggal dunia, dalam aksi yang dilakukan di bawah komando Letnan Jenderal Tukur Yusuf Buratai.

Aksi dilakukan 12 Desember 2015, saat pemeluk Syiah sedang melakukan ibadah di Kaduna dan dihadiri pemimpin Syiah Nigeria, Ibraheem Zakzaky yang kemudian ditahan militer. 

Aksi tersebut memicu tiga hari bentrokan di daerah.  

“Komisi menginginkan penyelidikan oleh Amnesti Internasional,” sebut laporan itu.

Militer menuduh gerakan Zakzaky untuk mencoba untuk membunuh panglima militer Nigeria.

Kelompok Zakzaky terinspirasi Revolusi Islam 1979 di Iran. Laporan komisi menyatakan keprihatinan bahwa kelompok Zakzaky mungkin menerima dukungan dari Iran, serta kelompok militan Lebanon, Hizbullah.

Mayoritas Muslim Nigeria adalah Sunni dan hidup di utara. Bagian selatan negara itu sebagian besar Kristen.

Menurut pernyataan resmi Amnesti Internasional – yang telah melakukan penyelidikan resmi – militer Nigeria menangkap Zakzaky karena anggota jemaat Syiah mencoba melukai Buratai.

Amnesti Internasional menjelaskan saat ini kondisi fisik Zakzaky mengalami kelumpuhan di sebagian tubuhnya.

Peneliti Nigeria di organisasi Human Rights Watch, Maussi Segun mengatakan otoritas politik dan militer di Nigeria harus segera menindaklanjuti rekomendasi dari penelitian yang dilakukan tim dari negara bagian Kaduna tersebut. “yang tidak kalah penting adalah membayar kompensasi bagi keluarga korban yang meninggal dunia,” kata Segun.

Dia menambahkan pemerintah Nigeria harus membebaskan El Zakzaky dan istrinya dari tahanan. (aljazeera.com)

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home