Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Prasasta Widiadi 08:50 WIB | Kamis, 10 Juli 2014

Novak Djokovic Berharap Menangi AS Terbuka

Novak Djkovic (kiri), dan Petra Kvitova (kanan) saat gala dinner Juara Wimbledon, Senin (7/7). (Foto: dailymail.co.uk).

LONDON, SATUHARAPAN.COM – Juara tunggal putra Wimbledon, Novak Djokovic mengatakan pada Selasa (8/7) bahwa ambisi pelatihnya, Boris Becker menghendaki dia mengulangi kesuksesan di turnamen tenis Grand Slam berikutnya yakni US Open (Amerika Terbuka).

Petenis Serbia itu mengalahkan Roger Federer dalam lima set pada  Minggu (6/7) malam WIB di final Wimbledon 2014 untuk mengakhiri menjalankan tiga kekalahan berturut-turut akhir Grand-Slam.

Amerika Terbuka akan berlangsung mulai Senin (25/8) hingga Senin (8/9). Kemenangan Djokovic dengan skor 6-7,6-4, 7-6, 5-7, 6-4 atas petenis Swiss, Roger Federer menandakan Djokovic berhasil merebut peringkat satu dunia ATP (Asosiasi Tenis Profesional Dunia) yang sebelumnya dipegang Rafael Nadal.

“Kami mencari yang baik Kembali ke nomor satu juara Wimbledon Yang besar berikutnya adalah AS Terbuka,” kata Djokovic.

Pemenang tujuh gelar tenis Grand-Slam ini menunjuk petenis legendaris, Boris Becker pada  Desember 2013 untuk membantu Djokovic kembali ke performa terbaiknya.

Pada Wimbledon 2014, petenis berusia 27 tahun itu sempat gagal menghadapi Federer di set keempat, karena perolehan poinnya dapat dikejar Federer seusai memimpin 5-0, kemudian perlahan-lahan menipis menjadi 5-3, dan Federer memenangi set keempat itu 5-7.

Becker mengatakan itu adalah saat bagi si pelatih asal Jerman itu gugup. “Kami semua sekarat di  sana, menyaksikan Djokovic yang kesulitan menang,” kata Boris Becker.

“Kami semua tetap dingin dari luar untuk melihat aksinya (Djokovic), tapi rasanya seperti terbakar dari dalam pikiran kami,” kata juara Wimbledon 1985, 1986 dan 1989 itu.

Becker menyadari bahwa Djokovic cepat kembali ke performa permainan, dan saling-mengejar poin bukanlah suatu hal yang menegangkan, tetapi sudah terbiasa bagi Djokovic. Petenis Serbia itu mengatakan kepada BBC Sport bahwa karyanya dengan Becker telah membuat perbedaan.

“Kami berbicara tentang berbagai hal, tapi kebanyakan yang saya bicarakan dengan Becker adalah mempersiapkan diri secara mental,” kata Djokovic. (bbc.co.uk).

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home