Loading...
SAINS
Penulis: Yan Chrisna Dwi Atmaja 21:37 WIB | Rabu, 26 Juni 2013

PBB Kesulitan Identifikasi Narkoba NPS

WINA, SATUHARAPAN.COM - Bersamaan dengan Hari Narkoba Sedunia, PBB melalui badan yang mengurusi kejahatan obat terlarang hari ini Rabu (26/6) mengeluarkan sebuah laporan tahunan mengenai narkoba. Laporan lengkap mengenai semua aspek narkoba dari semua negara tahun ini berjudul World Drug Report 2013.

Laporan tahunan World Drug Report 2013 keluaran United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) menitik beratkan pada masalah psikoaktif zat baru yang diberi nama new psychoactive substances (NPS), yaitu sebuah fenomena baru narkoba yang mematikan bagi penggunanya, tetapi sulit dikontrol hukum karena produsen yang dinamis mengolah kandungan zat psikoaktif dan cepatnya zat bermutasi sehingga hukum nternasional kesulitan mengidentifikasi.

Pada tahun 2012 UNODC mencatat munculnya NPS pada 80 Negara anggota. Tercatat ada 33 Negara Eropa yang mendeteksi munculnya NPS, di Asia ada 23 Negara, di Amerika 12 Negara, di Afrika 10 Negara dan di wilayah Oceania 2 Negara. Total 70 Negara dan wilayah, atau 88 persen dari seluruh negara anggota mencatat munculnya NPS. Hanya 10 negara yang tidak mendeteksi atau mengidentifikasi NPS dalam beberapa tahun terakhir.

Sementara jenis-jenis NPS yang dilaporkan Negara Anggota pada UNODC naik dari 166 pada akhir 2009 menjadi 251 jenis NPS pada pertengahan 2012, meningkat lebih dari 50 persen. Untuk pertama kalinya, jumlah jenis NPS melebihi jumlah zat terlarang dibawah kontrol hukum narkoba internasional.

NPS diperkirakan berasal dari Asia (Asia Timur dan Selatan), terutama di negara yang memiliki kemampuan dalam proses kimia yang canggih dan industri farmasi yang maju. Home industri juga telah dilaporkan oleh negara-negara di Eropa, Amerika dan Asia sebagai produsen NPS.

Sedangkan Internet memainkan peran penting dalam distribusi bisnis NPS. 88 persen negara anggota UNODC mengatakan bahwa Internet berfungsi sebagai sumber utama untuk pasokan di pasar mereka.

Tujuh persen konsumen muda NPS di Eropa (umur 15-24 tahun) menggunakan internet untuk membeli zat-zat tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa impor dan penjualan partai besar zat NPS sangat mungkin dilakukan melalui Internet.

NPS tidak berada di bawah kontrol internasional. Negara negara Anggota tengah berusaha mengatasi tantangan ini.

 


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home