Loading...
LAYANAN PUBLIK
Penulis: Melki Pangaribuan 14:01 WIB | Jumat, 04 November 2016

Presiden: Pembangunan Kereta Bandara Selesai Juli 2017

Suasana aktivitas area terminal 3 Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) di Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten, pada malam hari (29/10). (Foto: Melki Pangaribuan)

BANTEN, SATUHARAPAN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali turun ke lapangan untuk mengawasi langsung jalannya pembangunan kereta Bandara Soekarno-Hatta. Peninjauan tersebut dilakukannya usai melaksanakan ibadah salat Jumat di Masjid Nurul Barkah, Tangerang, Provinsi Banten, hari Jumat (4/11).

Tiba di lokasi sekitar pukul 12.25 WIB, Presiden Jokowi yang siang itu didampingi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi disambut oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno dan juga Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia Edi Sukmoro yang telah berada di lokasi sebelum kedatangan Presiden Jokowi.

Terhadap perkembangan pembangunan proyek kereta bandara tersebut, Presiden Joko Widodo memperkirakan bahwa pembangunan proyek tersebut akan selesai tepat pada waktunya. Presiden menargetkan pada Juli 2017 kereta bandara tersebut dapat digunakan masyarakat luas.

"Ya ini sesuai dengan progress, kereta dari kota (Stasiun Manggarai) menuju ke Bandara ini saya kira akan tepat waktu selesainya sesuai yang saya sampaikan pada awal 2015 yang lalu. Selesai kira-kira bulan Juni atau Juli 2017. Kalau lihat progressnya saya kira memang tidak perlu dikhawatirkan," kata Presiden kepada para jurnalis.

Meski demikian, diakui sendiri oleh Presiden, terdapat sejumlah masalah kecil mengenai pembebasan lahan sebesar 800 meter yang belum diselesaikan. Presiden Jokowi menambahkan bahwa permasalahan tersebut dapat diselesaikan pada akhir tahun ini.

"Saya kira tidak ada masalah. Rampung Desember, insya Allah," kata Presiden.

Kurangi Kemacetan

Dengan beroperasinya kereta bandara yang menghubungkan Stasiun Manggarai dengan Bandara Soekarno-Hatta nantinya diharapkan dapat mengurangi kemacetan akibat tingginya mobilitas penduduk menuju bandara.

Kereta bandara tersebut nantinya juga akan terhubung dengan moda people mover sehingga calon penumpang dapat dengan mudah menuju dari satu terminal ke terminal lainnya.

"Nanti kurang lebih 30 persen arus dari kota menuju ke Bandara, dari Bandara menuju ke kota itu bisa diangkut oleh kereta bandara ini sehingga akan mengurangi kemacetan yang banyak nanti. Kemudian, disambung nanti dengan people mover yang dari terminal ke terminal," kata Presiden.

Setelah memberikan keterangan, Presiden beserta rombongan bertolak menuju salah satu lokasi di mana pemerintah telah melakukan pembebasan lahan guna keperluan pembangunan proyek kereta bandara.

Di sana, Presiden Joko Widodo hendak memastikan sendiri apakah pembebasan lahan memang benar-benar telah diselesaikan dengan bertemu langsung pemilik tanah tersebut. Adapun lokasi tersebut tepatnya terletak di Jalan Pembangunan I, Batuceper, Kota Tangerang, Banten.

"Tanah ini tadinya belum selesai (pembebasan lahan), tetapi sekarang sudah rampung. Tadi pemiliknya sudah salaman, berarti sudah rampung. Saya hanya ingin memastikan itu saja. Karena ini targetnya Desember sudah harus rampung," kata Presiden. (Setpres)

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home